Senin, Agustus 2, 2021
26.1 C
Manokwari
26.1 C
Manokwari
Senin, Agustus 2, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

97,291
Total Kematian
Updated on Monday, 2 August 2021, 22:52 10:52 pm
523,164
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 2 August 2021, 22:52 10:52 pm
3,462,800
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 2 August 2021, 22:52 10:52 pm

Masyarakat dan Tokoh Adat Dukung Pemekaran Wilayah Papua

MANOKWARI, Linkpapua.com- Wilayah Papua terbentang luas sepanjang 312.224 kilometer persegi. Di tempat sebesar ini hanya ada dua provinsi, yakni Papua dan Papua Barat.

Inipun merupakan hasil dari pemekaran wilayah karena sebelumnya hanya ada satu provinsi yakni Papua (dahulu bernama Irian Jaya). Di tempat sebesar Papua, penduduknya ada lebih dari 3,3 juta jiwa. Sehingga jika provinsinya hanya ada dua, dianggap akan sulit untuk mengurus administrasi dan birokrasi ke ibu kota provinsi.

Oleh karena itu, pemerintah berencana akan memekarkan wilayah Papua menjadi beberapa provinsi tambahan. Tujuan pemekaran wilayah Papua dimaksudkan untuk mewujudkan efektivitas kinerja masyarakat, baik efektivitas jarak maupun waktu.

Berbagai tokoh masyarakat Papua, yang terdiri atas kepala suku, tokoh pemuda, dan tokoh agama, turut mendukung rencana pemekaran wilayah Papua.

Termasuk Media Kata Papua yang menyelenggarakan live podcast dengan tema Urgensi Pemekaran Wilayah Papua Sebagai Solusi Tepat Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan, Rabu (21/7/2021), yang dilaksanakan di Jakarta.

Narasumber live podcast, Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo, mengatakan bahwa pemekaran wilayah Papua berjalan dengan baik.

Pemekaran yang ada dalam Otsus jilid 2 akan membawa rakyat memiliki kehidupan yang lebih sejahtera. Dirinya juga mengimbau seluruh masyarakat di Bumi Cenderawasih untuk ikut mendukung pemekaran wilayah Papua.

“Pemerintah pusat mengubah sistem desentralisasi sehingga diharap seluruh WNI di wilayah terpencil sekalipun akan lebih maju karena bisa urun rembuk dalam membangun wilayahnya sendiri. Termasuk juga rakyat Papua sehingga rencana pemekaran wilayah harus kita dukung bersama,” ujar Karyono.

Narasumber lainnya, yaitu Staf Khusus Presiden asal Papua Billy Mambrasar menaruh harapan besar dan mendukung rencana pemekaran wilayah Papua.

Menurutnya, jika pemekaran wilayah dilakukan, wilayah di Papua yang sudah maju tidak hanya di kota besar seperti Jayapura dan Merauke, tetapi modernitas juga merata hingga ke Fakfak, Nabire, Sorong, Yahukimo, dan lain-lain.

“Rakyat Papua akan mendapatkan manfaat dari dana APBD dan mereka juga lebih dekat jika akan mengurus administrasi dan surat-surat penting ke ibu kota provinsi,” ucap Billy.

Billy juga berharap seluruh masyarakat dan tokoh adat mendukung pemekaran wilayah karena akan sangat berguna bagi Papua.

Acara live podcast tersebut diselenggarakan oleh Media Kata Papua dan merupakan rangkaian kegiatan bersama berbagai kalangan milenial dalam ikut memajukan Papua.

“Masyarakat pun merasakan manfaat serta mendukung rencana pemekaran wilayah Papua dalam rangka mewujudkan Papua yang lebih maju dan sejahtera,” kata Hafyz selaku Pemimpin Redaksi Media Kata Papua.

Diharapkan hasil live podcast ini dapat meliterasi dan mengedukasi berbagai khalayak tentang kebermanfaatan pemekaran wilayah melalui tersebarnya konten-konten narasi positif seputar pemekaran wilayah terhadap kemajuan dan peningkatan kesejahteraan rakyat Papua. (Rls/red)

Latest news