Senin, Oktober 18, 2021
26.5 C
Manokwari
26.5 C
Manokwari
Senin, Oktober 18, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

142,848
Total Kematian
Updated on Friday, 15 October 2021, 04:06 4:06 am
19,852
Total Kasus Aktif
Updated on Friday, 15 October 2021, 04:06 4:06 am
4,232,099
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Friday, 15 October 2021, 04:06 4:06 am

Legislator Suriyati: Dana Otsus dan APBD Bisa untuk Pendidikan Gratis di Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.com- Biaya masuk sekolah selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 jadi keluhan orang tua siswa. Hal inipun jadi perhatian anggota DPRD Manokwari, Suriyati Faisal.

Menurutnya, pemerintah daerah haris membuat klasifikasi calon peserta didik saat PPDB. “Pemda harus bisa membuat kategori penerima bantuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan agar bisa tepat sasaran. Terutama untuk dana otonomi khusus (Otsus) maka yang harus menerima ya orang asli Papua (OAP),” kata Suriyati, Rabu (7/7/2021).

Dengan begitu, kata dia, PPDB bisa lebih tepat sasaran. “Sehingga disaat seperti PPDB ini bisa diberikan untuk yang berhak menerimanya. Untuk melaksanakan pendidikan gratis dinas harus melakukan pendataan,” imbuhnya.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Manokwari ini menerangkan, dengan alokasi anggaran pendidikan 20 persen dari APBD, itu sudah cukup untuk membiayai pendidikan gratis di Manokwari.

“Tahun ini sedang dalam masa transisi pemerintahan sehingga patut ditunggu kebijakan apa yang akan diambil oleh kepala daerah baru untuk pendidikan. Tentu dengan alokasi anggaran dari APBD maupun dana otsus sudah seharusnya bisa membiayai program tersebut,” tambahnya.

Diharapkan dengan adanya kolaborasi pemda dan pemerintah pusat, dapat memperkecil kesenjangan akses pendidikan bagi keluarga yang kurang mampu. Salah satu program pemerintah pusat adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP). (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here