Rabu, September 29, 2021
27.8 C
Manokwari
27.8 C
Manokwari
Rabu, September 29, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

141,709
Total Kematian
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am
38,652
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am
4,211,460
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am

Golkar Papua Barat: Kami tak Sekedar Pasang Baliho Airlangga

MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemilihan umum (pemilu) 2024 masih lama, tetapi beberapa partai maupun tokoh politik sudah mengambil “start awal”. Baliho para ketua umum partai sedang marak disebar di seluruh pelosok negeri. Hal itupun menuai tanggapan yang beragam di masyarakat.

Bahkan, salah satu platform media online mengadakan survei tentang pendapat masyarakat apakah tertarik atau tidak dengan baliho tokoh-tokoh partai tersebut. Ada yang beranggapan bahwa di tengah pandemi yang mengakibatkan himpitan ekonomi masyarakat makin terasa, tidak etis tokoh-tokoh itu sibuk menebar baliho.

Maraknya baliho tokoh-tokoh politik tersebut menjangkau hingga ke provinsi Papua Barat. Salah satu tokoh yang bisa dilihat pada seluruh kabupaten di Papua Barat adalah Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, Selviana Wanma, mengatakan bahwa maraknya pemasangan baliho sah-sah saja. Ia menegaskan bahwa Partai Golkar tidak sekadar memajang foto Ketua Umum di baliho, tetapi sang tokoh dianggapnya telah berbuat banyak untuk pemulihan ekonomi nasional yang dihantam pandemi begitu dahsyat.

Menurutnya, Ketua Umum Airlangga Hartarto telah teruji sukses membawa Indonesia keluar dari resesi ekonomi yang terjadi selama 2020 dan membawa pertumbuhan positif ekonomi nasional pada angka 7% di kuartal II 2021 sebagaimana rilis resmi dari Badan Pusat Statistik.

“Jadi ini untuk diketahui dan perlu sekali kami sampaikan kepada publik khususnya publik Papua Barat. bahwa Ketua Umum kami Bapak Airlangga Hartarto tidak sekadar pajang muka di baliho, beliau itu sudah teruji, sudah berbuat banyak untuk pemulihan ekonomi nasional. Seperti kita tahu, selama 2020 pertumbuhan ekonomi itu negatif atau minus, dan berkat kepiawaian beliau sebagai Menko Perekonomian kini sebagaimana data BPS, ini data BPS ya bukan opini kami, pertumbuhan di kuartal II 2021 ini 7%,” ungkap dia, Jumat (13/8/2021).

Selviana Wanma mengakui, bahwa PPKM sangat berdampak terutama pedagang kaki lima yang bertumpu pada penghasilan harian untuk membiayai hidupnya. Karenanya Ketua Umum memerintahkan untuk secara konkret para kader bergerak memberi bantuan kepada masyarakat. Selain itu, sudah ada program-program penyelamatan pelaku usaha kecil yang bisa diakses di daerah masing-masing.

Baca juga:  Dari Papua Barat, Airlangga Minta Seluruh Kader Golkar Matangkan Persiapan Hadapi 2024

“Ketum sudah memerintahkan kami para kader untuk bergerak membantu rakyat, dan kami secara serentak mulai dari DPD dan Fraksi-fraksi aktif secara konkret menyalurkan bantuan. Untuk pelaku usaha sebagaimana disampaikan Ketum, dapat mengakses bantuan permodalan dengan bunga pinjaman yang disubsidi pemerintah. Ini bagian dari program pemulihan ekonomi yang digagas ketua umum,” jelas Selvi.

Pelaksana Ketua DPD Partai Golkar Raja Ampat ini tidak memungkiri bahwa pertumbuhan positif ekonomi nasional tak lepas dari peran tim ekonomi pemerintah. Namun demikian, keseluruhan program dan pelaksanaannya dapat efektif dengan kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Koordinator Kementerian Bidang Ekonomi dan apresiasi sangatlah tepat dialamatkan. Terlebih selain memangku jabatan Menko Perekonomian, tugas yang diemban sangat berat yaitu sebagai Ketua KPC-PEN dan juga sebagai Koordinator PPKM diluar Jawa-Bali.

“Memang kita tentu tidak dapat memungkiri peran pejabat-pejabat lain di bidang ekonomi sehingga sukses membawa pertumbuhan 7%, namun program dan pelaksanaan pemulihan ekonomi ini kan dibawah koordinasi Menko. Selain menko, Presiden Jokowi menugaskan beliau sebagai Koordinator KPC-PEN, dan juga sebagai koordinator PPKM diluar Jawa-Bali,” bebernya.

“Jadi Bapak Airlangga ini bukan saja mengurusi ekonomi, tapi juga pandemi Covid-nya, bagaimana menangani sebaran penyakitnya juga bagaimana memulihkan ekonomi yang terdampak wabah, bukan main-main tugasnya berat sekali. Hari ini, puji Tuhan di Papua Barat sudah tidak ada lagi kabupaten dengan level 4 dan kita terus berupaya semaksimal mungkin membantu pemerintah,” tambahnya.

Selvi menambahkan bahwa keberhasilan Airlangga Hartarto sebagai Menko, Koordinator KPC-PEN, dan Koordinator PPKM di luar Jawa-Bali membuat Airlangga sangat layak untuk menjadi penerus Jokowi. Sehingga untuk ukuran kelayakan Airlangga dianggap layak jadi Presiden di 2024. Pengalaman akademiknya juga tidak diragukan lagi, pengalaman di Pemerintahan juga sudah mumpuni. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here