27.6 C
Manokwari
Senin, Maret 4, 2024
27.6 C
Manokwari
More

    Pariwisata di Tambrauw Tahun ini Mulai Dipoles

    Published on

    MANOKWARI, linkpapuabarat.com- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat tahun ini akan mulai memoles sejumlah obyek pariwisata di Kabupaten Tambrauw.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat, Yusak Wabia Kamis (21/1) menyebutkan bahwa ada banyak obyek wisata yang dapat dikembangkan di daerah itu. Tahun ini pihaknya berencana membangun fasilitas pendukung di sejumlah obyek wisata.

    “Tambrauw punya air terjun di Kampung Meyah, kolam air panas di Kebar, pantai Amberbaken da pantai Sausafor,” kata Wabia.

    Baca juga:  Infrastruktur pariwisata Raja Ampat akan jadi prioritas Kemen PUPR

    Daerah itu pun, lanjut Yusak, mempunyai obyek wisata minat khusus yakni lokasi berselancar di Pantai Sokate. Selama ini wisatawan mancanegara sering berselancar di lokasi tersebut.

    Di kabupaten itu pun terdapat tempat pendaratan penyu yang selama ini menjadi lokasi konservasi penyu-penyu yang di ada seluruh dunia.

    Ia mengutarakan bahwa untuk tahun 2021 pihaknya berencana membangun jembatan di air terjun Meyah. Tahun ini pula kolam air panas di Kebar pun akan dipercantik.

    Baca juga:  Pemprov PBD Genjot Sektor Pariwisata, Gulirkan 4 Program Multi Stakeholder

    “Untuk pantai Amberbaken dan Sausafor kita masukan dalam rencana pembangunan jangka panjang. Bertarap obyek wisata di sana akan kita bangun,” katanya lagi.

    Bersama pemerintah kabupaten Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat akan terus mengedukasi masyarakat. Diharapkan masyarakat di daerah itu mulai sadar wisata.

    Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan intansi lain termasuk kementerian/lembaga. Pembangunan infrastruktur di Tambrauw diharapkan berbasis pada pengembangan ekonomi dan pariwisata.

    “Tambrauw masuk dalam perlintasan jalan Trans Papua-Papua Barat. Sudah hampir seluruh daerah di Papua Barat terhubung jalur darat. Kami yakni sektor pariwisata bisa berkembang di sana,” ujarnya.

    Baca juga:  Pantai Petrus Kafiar, Surga Tersembunyi di Manokwari Utara Andalan para Surfer

    Yusak juga berharap, Kementerian Perhubungan mulai memikirkan pengembangan bandar udara di daerah itu. Hal ini dinilai sangat dibutuhkan baik pada pengembangan sektor pariwisata maupun layanan publik lainya.

    “Sudah ada lapangan terbang peninggalan Belanda yang siap dikembangkan. Selama ini baru pesawat perintis yang masuk,” katanya.  (LPB1/red)

    Latest articles

    500 Bibit Cabai Ditanam di Kebun PKK Papua Barat, Target Panen...

    0
    MANOKWARI, linkpapua.com- Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat Siti Mardiana Temongmere menghadiri Gerakan Tanam Cabai Serentak seluruh Indonesia, di kebun PKK Susweni, Papua...

    More like this

    Pemprov PBD Genjot Sektor Pariwisata, Gulirkan 4 Program Multi Stakeholder

    SORONG, linkpapua.com- Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya akan menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu...

    Sorong Selatan Dinyatakan Bebas Malaria, 3 Kabupaten Masih Endemis Tinggi

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat akan menyebar kelambu secara massal bulan Maret...

    Pantai Petrus Kafiar, Surga Tersembunyi di Manokwari Utara Andalan para Surfer

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Kabupaten Manokwari menyimpan begitu banyak potensi wisata yang belum dikembangkan. Salah...