Jumat, September 17, 2021
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Jumat, September 17, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

140,138
Total Kematian
Updated on Friday, 17 September 2021, 22:05 10:05 pm
68,942
Total Kasus Aktif
Updated on Friday, 17 September 2021, 22:05 10:05 pm
4,185,144
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Friday, 17 September 2021, 22:05 10:05 pm

Vaksinasi Massal Pelajar di SMPN 1 Manokwari, Dominggus Minta Orang Tua Edukasi Anak

MANOKWARI, Linkpapua.com- Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meninjau langsung vaksinasi Covid-19 bagi pelajar yang digagas Badan Intelijen Negara (BIN) Papua Barat. Vaksinasi yang digelar secara massal ini terpusat di SMPN 1 Manokwari, Selasa (7/9/2021).

Dalam tinjauannya, mantan Bupati Manokwari dua periode itu mengajak para siswa-siswi dan orang tua murid untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19, agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas bisa segera dilaksanakan.

“Mari para siswa-siswi ikuti vaksinasi, ini demi keselamatan kita semua. Para orang tua juga diharapkan memberikan edukasi kepada anak-anaknya tentang vaksin Covid-19 agar dapat diterima dengan baik. Jangan terprovokasi pihak-pihak tak bertanggung jawab yang mengajak untuk tidak vaksin,” kata Dominggus.

Dalam kegiatan tersebut, Dominggus didampingi Kepala BIN Papua Barat, Brigadir Jenderal TNI Vincentius Bayu Sasetiyo, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat, Otto Parorrongan, Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir, dan Kepala Biro Administrasi Papua Barat, Yohanes Nauw.

Baca juga:  Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Pelajar di Papua Barat Baru 6,8 Persen

Sementara, Kepala Sekolah SMPN 1 Manokwari, Parjiyanti, menyambut baik vaksinasi massal bagi pelajar, termasuk para siswa-siswi Sekolah Dasar (SD). Menurutnya, ini merupakan upaya pemerintah untuk memulai proses belajar mengajar tatap muka secara terbatas. Sebab, vaksinasi Covid-19 adalah salah satu syarat utama PTM dilaksanakan.

“Minimal 70 persen siswa sudah divaksin, selain tenaga pendidik dan administrasi. Itu adalah salah satu syarat utama untuk bisa memulai PTM secara terbatas,” ujar Parjiyanti. “Untuk itu, kami menyambut baik vaksinasi massal ini, terima kasih kepada pihak BIN Papua Barat yang telah memfasilitasi kegiatan ini” katanya lagi. (CP/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here