25.8 C
Manokwari
Selasa, April 16, 2024
25.8 C
Manokwari
More

    Prihatin Kondisi Pendidikan, Kapolda Papua Barat: Tugas Bersama, Bukan Hanya Pemerintah

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Polda Papua Barat menggelar focus grup discussion (FGD), Selasa (27/9/2022), yang mengulas tentang pembinaan anak-anak putus sekolah untuk menjadi generasi muda yang sehat dan cerdas Papua Barat.

    Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, mengatakan FGD yang dilaksanakan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di Bumi Kasuari.

    “Saya menginisiasi FGD ini karena dalam beberapa kunjungan saya selama menjadi Kapolda Papua Barat ke daerah. Saya menemui banyak anak-anak usia sekolah yang justru tidak bersekolah. Sehingga saya merasa prihatin untuk itu saya memiliki keinginan apa yang bisa saya lakukan selama saya dipercaya sebagai Kapolda. Anak-anak adalah generasi penerus sehingga harus dipersiapkan, termasuk dari pendidikan. Ini menjadi tugas bersama bukan saja hanya pemerintah,” beber Daniel.

    Baca juga:  Ditkrimsus Polda Papua Barat Ungkap Modus Tersangka TPPU Dana Hibah KONI

    Sementara itu, Agus Sumule, akademisi Universitas Papua (Unipa) yang juga menjadi pembicara pada kesempatan ini menyajikan data Penduduk Usia Sekolah (PUS) di Papua Barat yang tidak bersekolah mencapai 70 ribu orang. Kondisi itu diperparah dengan kekurangan tenaga guru.

    Baca juga:  KONI Papua Barat: Peralatan Kontingen Sudah Berada di Jayapura

    Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua, Brigjen Pol. Heri Istu Hariono, mengatakan tingginya angka putus sekolah dapat dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menjadi sasaran peredaran narkoba.

    Baca juga:  Buka Binlat Bintara Afirmasi Otsus, ini Petuah Kapolda Papua Barat

    “Anak harus diajarkan baik pendidikannya. Jika dibiarkan justru akan jadi persoalan ke depannya. Di Papua Barat termasuk rawan peredaran narkoba karena harganya cukup tinggi dibandingkan daerah lain. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” jelasnya.

    Dalam FGD ini juga hadir sejumlah organisasi kemasyarakatan maupun mahasiswa yang ikut memberi saran dalam penyelesaian persoalan pendidikan di Papua Barat. (LP3/Red)

    Latest articles

    Peduli Bencana Longsor Palangka dan Pangra’ta, Ikatan Pemuda-Mahasiswa Toraja di Manokwari...

    0
    MANOKWARI, linkpapua.com- Ikatan Pemuda Toraja Manokwari (IPTM) dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Toraja Kabupaten Manokwari menggalang donasi sebagai aksi peduli terhadap bencana longsor yang melanda...

    More like this

    Halal bi Halal, Pj Gubernur Ali Baham Bicara Pentingnya Mendorong Produksi Pangan

    MANOKWARI, linkpapua.com-Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar halal bi halal di...

    Polda Papua Barat Sebut Perayaan Idul Fitri 1445 H di Wilayahnya Aman dan Kondusif

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Pelaksanaan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah di Provinsi Papua Barat dan...

    Antisipasi Kepadatan Arus Balik, 3 Pos Pengamanan Diaktifkan di Kota Manokwari

    MANOKWARI, linkpapua.com- Aparat menempatkan tiga pos pengamanan di dalam Kota Manokwari untuk mengantisipasi kepadatan...