Minggu, Oktober 17, 2021
26.5 C
Manokwari
26.5 C
Manokwari
Minggu, Oktober 17, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

142,848
Total Kematian
Updated on Friday, 15 October 2021, 04:06 4:06 am
19,852
Total Kasus Aktif
Updated on Friday, 15 October 2021, 04:06 4:06 am
4,232,099
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Friday, 15 October 2021, 04:06 4:06 am

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Gubernur Minta Pemuda Katolik Papua Barat Bantu Sosialisasi

MANOKWARI, Linkpapua.com – Gencarkan baksinasi Covid-19 di Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengajak Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Papua Barat ikut bantu  pemerintah sosialisasi Vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Gubernur saat menutup secara resmi Konferensi Pemuda Katolik Papua Barat yang diikuti Komisariat Cabang (Komcab) se-Papua Barat di Hotel Aston Niu Manokwari, Rabu (29/9/2021).

Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Solidaritas dan Soliditas Pemuda Katolik Menuju Peran Nyata bagi Gereja Katolik, Pemerintah, dan Masyarakat di Tanah Papua” ini berlangsung selama tiga hari sejak Senin (27/9/2021).

Menurut Gubernur, jumlah pasien Covid-19 di Papua Barat makin menunjukkan hasil positif. Dirinya bahkan yakin dalam 1 atau 2 bulan ke depan, Papua Barat sudah bebas Covid-19.

Baca juga:  Buka Muswil KKST Papua Barat, Gubernur Tegaskan Jaga Kerukunan Berbangsa

“Hari ini tambah 7 positif Covid, sembuh tidak ada. Yang rawat inap maupun isolasi mandiri ada 96 orang,” kata Gubernur.

Sementara, vaksinasi di Papua Barat untuk dosis 1 dan 2 sudah mencapai 49,0 persen. Pemuda Katolik pun diminta menjadi motor penggerak membantu pemerintah mengajak pemuda-pemudi dan masyarakat umum datang ke tempat-tempat pelaksanaan vaksinasi.

“Biar kita semua sehat. Vaksin membuat daya tahan tubuh kita meningkat terhadap penyebaran Covid-19. Dengan habis vaksin, kita bisa lebih leluasa mengikuti setiap momen seperti Konferensi Pemuda Katolik ini. Tentunya dengan tetap menerapkan prokes,” tutur Gubernur.

Pemuda Katolik juga diminta ikut mendoakan para tenaga kesehatan (nakes), baik perawat, dokter, termasuk semua petugas Satgas Covid-19 di Papua Barat maupun di kabupaten/Kota. (LP10/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here