28.6 C
Manokwari
Rabu, Mei 29, 2024
28.6 C
Manokwari
More

    Aksi Kemanusiaan KPK dan Anak Segeri, Kumpul Jutaan untuk Korban Bencana Kampung Arowi II

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Komunitas Peduli Kemanusiaan (KPK) dan Komunikasi Anak Segeri (KAS) Kabupaten Manokwari menggelar aksi kemanusian yang terhelat di pertigaan Jalan Trikora Wosi, tepatnya di perhentian traffic light Haji Bauw Manokwari, Selasa sore (24/8/2021).

    Dalam aksi kemanusiaan penggalangan dana bagi korban bencana alam di Kampung Arowi II ini, komunitas yang terdiri atas gabungan mahasiswa dan masyarakat sipil itu sedikitnya mengumpulkan Rp3 juta dari para pengguna jalan raya umum.

    Baca juga:  Komite I DPD RI Soal 5 Kontainer Miras 'Transit' di Manokwari: ini Mengkhawatirkan

    “Sementara terkumpul Rp3 juta. Penggalangan dana masih akan kita lanjutkan besok. Sebelum kita serahkan langsung kepada korban atau yang ditunjuk untuk menerima bantuan, tim kita juga lagi sementara lakukan pendataan,” kata Shanty, koordinator lapangan (korlap) aksi kemanusiaan itu kepada Linkpapua.com.

    KPK Kabupaten Manokwari adalah sebuah perkumpulan yang melakukan pelayanan kepada orang sakit, anak telantar serta mereka yang mengalami masalah kejiwaan. KPK membantu dengan berperan dalam memberikan pelayanan baik secara materi serta kerohanian.

    Baca juga:  Fajar Fathur Rahman Diarak Keliling Manokwari, Hermus Janjikan Bonus

    Seperti diberitakan, sejumlah rumah warga di Kampung Arowi II, Distrik Manokwari Timur, dan wilayah sekitar Warmare mengalami rusak berat akibat dihantam angin kencang disertai hujan deras yang terjadi pada Minggu malam (22/8/2021) lalu. Meski tak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

    Baca juga:  Pimpin Sertijab Kepala BPKAD dan Bappeda, Bupati Manokwari: Ini Adalah Masa Pembuktian

    Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir, mengimbau serta mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada. Sebab, bencana alam bisa terjadi kapan dan di mana saja.

    “Waspada terhadap bencana. Kami sebagai petugas hanya berusaha mengingatkan, tidak untuk menakut-nakuti. Saya harap semua masyarakat waspada karena kita tidak tahu kapan musibah itu datang,” kata Ampnir. (LP7/Red)

    Latest articles

    Kemenkumham Raih Penghargaan Digital Government Awards SPBE Summit 2024

    0
    JAKARTA, LinkPapua.com - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) kembali meraih penghargaan Digital Government Awards dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Summit 2024. Kemenkumham dinobatkan...

    More like this

    Tersangka Korupsi Dinas Perumahan Papua Barat Ditangkap Tim Tabur di Bantaeng  

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Papua Barat berhasil menangkap tersangka DAW,...

    Pekan Imunisasi Polio 2024, Papua Barat Targetkan 85.718 Anak

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Pj Ketua TP PKK Provinsi Papua Barat, Siti Mardiana Temongmere, menghadiri...

    Pemekaran 203 Kampung di Pegaf Papua Barat Masuk Tahap Akhir

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Asisten I Setda Papua Barat, Oktavianus Mayor, menyampaikan pemekaran calon kampung...