27.5 C
Manokwari
Senin, Mei 27, 2024
27.5 C
Manokwari
More

    Sambut Nataru, BI Papua Barat Siapkan Uang Layak Edar Rp1.47 triliun

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com- Kantor Perwakilan Bank Indonesia provinsi Papua Barat menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp1.47 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang perayaan Natal dan Tahun Bari 2022. Jumlah ini mengalami peningkatan 8,5% bila dibandingkan dengan realisasi kebutuhan uang pada momen Nataru pada Tahun 2020 yang mencapai Rp 1,36 Triliun.

    “Peningkatan ini tentunya dikarenakan adanya peningkatan aktivitas masyarakat seraya dengan penurunan kasus aktif COVID-19 di wilayah Papua Barat. Bank Indonesia Provinsi Papua Barat menyiapkan ULE berdasarkan data proyeksi perbankan sebesar Rp 1,36 Triliun yang meningkat sebesar 18,37% dari tahun 2020 yang sebesar Rp 1,15 Triliun,” kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat James Wilson L.Tobing lewat press releasenya ke media, Rabu (7/12/21).

    Baca juga:  Distribusi Uang Baru Tahun Emisi 2022, BI Papua Barat Siapkan Tiga Gerai

    Dikatakan James, kebutuhan uang layak edar yang telah disiapkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat utamanya berasal dari persiapan perbankan dalam rangka penyerapan anggaran akhir tahun, realisasi anggaran Dana Desa, proyek Pemerintah Daerah serta kebutuhan masyarakat yang akan disediakan dalam mesin-mesin ATM yang tersebar di seluruh wilayah Papua Barat.

    Baca juga:  Antisipasi Krisis Pangan, Pemprov dan BI Papua Barat Luncurkan GNPIP

    Menyikapi kebutuhan ULE yang tinggi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat memiliki beberapa strategi untuk tetap memastikan jumlah ULE di masyarakat tetap terjaga diantaranya adalah melakukan kegiatan kas keliling di Kabupaten Manokwari dan juga melaksanakan distribusi ULE kepada Kas Titipan di Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Sorong Selatan serta memastikan perbankan untuk melayani masyarakat dalam penukaran uang tunai.

    Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat juga terus melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai gerakan Cinta Bangga dan Paham (CBP) Rupiah. Melalui gerakan Cinta Bangga dan Paham Rupiah, masyarakat diharapkan untuk menanamkan rasa Cinta dan Bangga terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan NKRI serta Paham cara berbelanja dengan Rupiah dengan bijak. Di samping penggunaan uang tunai sebagai instrumen pembayaran, Bank Indonesia juga menyediakan instrumen pembayaran digital sebagai salah satu opsi instrumen pembayaran seperti Kartu Debit, Kartu Kredit, hingga QRIS. (*/Red)

    Latest articles

    Paulinus Kora Paparkan Visi dan Misi sebagai Bacabup Sorsel di DPP...

    0
    JAKARTA, LinkPapua.com - Paulinus Kora, yang dikenal dengan panggilan Kaka Paulinus Kora (KPK), memaparkan visi dan misinya sebagai bakal calon bupati (bacabup) Sorong Selatan...

    More like this

    Paulinus Kora Paparkan Visi dan Misi sebagai Bacabup Sorsel di DPP PKB

    JAKARTA, LinkPapua.com - Paulinus Kora, yang dikenal dengan panggilan Kaka Paulinus Kora (KPK), memaparkan...

    Tersangka Korupsi Dinas Perumahan Papua Barat Ditangkap Tim Tabur di Bantaeng  

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Papua Barat berhasil menangkap tersangka DAW,...

    Pekan Imunisasi Polio 2024, Papua Barat Targetkan 85.718 Anak

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Pj Ketua TP PKK Provinsi Papua Barat, Siti Mardiana Temongmere, menghadiri...