Jumat, Agustus 12, 2022
28.1 C
Manokwari
28.1 C
Manokwari
Jumat, Agustus 12, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Inspektorat Papua Barat Tegaskan Usut Tuntas Dana Hibah Pembangunan GKPMI Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.com – Tim investigasi Inspektorat Provinsi Papua Barat masih melakukan penelusuran dana pembangunan Gedung Gereja Kalvari Pentakosta Misi di Indonesia (GKPMI) jemaat El-Gibbor Manokwari.

“Sementara dalam proses pembuktian di lapangan yang tentunya proses ini membutuhkan waktu yang cukup. Sehingga bisa diketahui jelas dana hibah yang mencapai Rp1 miliar lebih itu dibelanjakan untuk apa saja. Karena dalam laporan itu ada untuk konstruksi, tetapi juga pembelian satu unit mobil,” kata Sugiyono, Kepala Inspektorat Papua Barat, Senin (1/8/2022).

Sugiyono menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran hingga tuntas. Pada prinsipnya, kata dia, pemeriksaan yang dilakukan harus sampai tuntas.

“Namanya investigasi kami tidak mengenal waktu, intinya proses ini sampai selesai baru tim investigasi juga selesai bekerja. Jadi, tetap proses pemeriksaan itu berjalan sampai selesai. Sama halnya dengan kasus-kasus lainnya yang ditangani Inspektorat Papua Barat,” tegas Sugiyono.

Sebelumnya, eks Sekretaris Inspektorat Papua Barat ini membeberkan pemeriksaan dokumen di lapangan untuk mencocokkan dengan laporan pertanggungjawaban panitia pembangunan GKPMI.

Baca juga:  Inspektorat Akan Investigasi Aset Rumdis Gubernur Papua Barat
Baca juga:  Raih WTP, Inspektorat Papua Barat Minta Tata Kelola Keuangan Dipertahankan

“Nanti didalami, jika itu hanya nota kosong dan dibuat-buat jelas sudah ada indikasi, nanti apakah ada betul korupsinya atau tidak, nanti setelah pemeriksaan untuk pembuktian itu baru diketahui jelas. Yang jelas kami akan periksa sedetail mungkin, apalagi anggaran ini untuk kepentingan pelayanan gereja dan umat, bukan untuk kepentingan perorangan,” terangnya.

Diketahui, panitia pembangunan GKPMI menerima dana hibah APBD Pemprov Papua Barat senilai Rp1.350.000.000 pada TA 2020 dan 2021. Selain itu, juga pada 2021, menerima hibah APBD Pemkab Manokwari senilai Rp100.000.000 untuk acara peresmian. Bahkan, sebelumnya panitia juga telah menerima hibah APBD Manokwari senilai Rp250.000.000.
Sehingga jika ditotalkan seluruhnya mencapai Rp1.700.000.000.

Menjadi fokus pemeriksaan tim investigasi Inspektorat Papua Barat adalah alokasi hibah APBD Papua Barat senilai Rp1.350.000.000. (LP2/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here