Rabu, Desember 7, 2022
25.4 C
Manokwari
25.4 C
Manokwari
Rabu, Desember 7, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Festival Ecotourism 2022, Diharap Jadi Stimulus Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapua.com – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Barat menggelar Festival Ecotourism 2022 bertajuk Membangun Investasi Ecotourism Papua Barat yang Berkelanjutan, 29 September hingga 1 Oktober 2022.

Pembukaan dipusatkan di Studio XXI MCM, Manokwari, Kamis (29/9/2022), dengan menghadirkan istansi pemerintah terkait serta para pelaku ekonomi, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala BI Papua Barat, Rommy S. Tamawiwy mengungkapkan festival ini merupakan rangkaian kegiatan yang komprehensif. Diharapkan menjadi sarana edukasi dan literasi serta stimulus dalam menumbuhkan perekonomian.

“Banyak hal yang harus dibenahi sehingga BI siap berkolaborasi untuk kemajuan perekonomian di Papua Barat,” kata Rommy.

Sementara, Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, diwakili Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat, Melkias Werinussa, mengatakan scarring effect dari pandemi Covid-19 membuat seluruh pemangku kebijakan perlu berupaya mendorong sektor ekonomi pariwisata bangkit kembali.

“Salah satu upaya yang bisa didorong, yaitu mengubah jenis dan pengelolaan destinasi wisata. Pengembangan ecotourism diperlukan infrastruktur kepariwisataan yang memadai. Pengembangan ecotourism harus mempunyai implikasi terhadap pengentasan kemiskinan, kesiapan SDM, serta tools pendukung dalam mencegah deforestasi,” bebernya.

Werinussa melanjutkan, mengembangkan pariwisata di Papua Barat tentunya dengan bersinergi serta berkoordinasi antar semua pemangku kepentingan. “Sinergitas antarinstansi dapat ditunjukkan juga dari adanya keterlibatan setiap stakeholder dalam perencanaan serta implementasi rencana induk pariwisata daerah,” kata Werinussa.

“Implementasi ecotourism berdasarkan prinsip pembangunan berkelanjutan yang inklusif sebagai alternatif ekonomi pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengedepankan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya, ekonomi masyarakat lokal, serta aspek pembelajaran dan pendidikan,” lanjutnya.

Selama gelaran Festival Ecotourism 2022, akan ada seminar yang dibawakan oleh narasumber kompeten di bidangnya. Selain itu, dipamerkan sejumlah produk UMKM binaan BI Papua Barat. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here