26.8 C
Manokwari
Sabtu, April 27, 2024
26.8 C
Manokwari
More

    Dana Desa Dipangkas, Kampung Banjar Ausoy Tetap Jalankan Program

    Published on

    BINTUNI,Linkpapuabarat.com- Pemerintah pusat memangkas dana desa sebagai imbas dari pandemi yang masih berkepanjangan. Namun pengurangan anggaran tak menyurutkan Kepala Kampung Banjar Ausoy SP4, Teluk Bintuni untuk menjalankan program.

    “Tahun 2021 ada pengurangan dana desa dan alokasi dana desa. Ini karena efek pandemi. Tapi kita tetap maksimalkan program di masyarakat,” terang Kepala Kampung Banjar Ausoy Sp4 Sudirman, Rabu (3/3/2021).

    Disebutkan Sudirman, Perbandingan Desa (DD) tahun 2020 mencapai Rp 1,108 miliar, alokasi dana desa (ADD) Rp 643, 390 juta. Adapun di tahun anggaran 2021, dana desa (DD) turun menjadi Rp 1,01 miliar dan alokasi dana desa (ADD) Rp 431,483 juta.

    Baca juga:  121 Anggota Polres Teluk Bintuni Dites Urine, 1 Orang Terindikasi Positif

    Sudirman mengatakan, alokasi DD menurun. Tapi bagaimana caranya mengelola dana ini agar tetap maksimal. Anggaran tetap menyentuh pada program program prioritas.

    “2021 ada pemangkasan untuk Covid-19 sekitar 8 persen, kita bagi semaksimal mungkin juga untuk dana Covid, anggaran sembako, masker,” katanya.

    Baca juga:  Raih WTP ke-9, Bupati Teluk Bintuni: Tantangan untuk Lebih Baik

    Ia menyebutkan, anggaran untuk tempat pendidikn (PAUD) dan posyandu, dana yang dialokasikan sekitar Rp 500 juta  lebih. Ada 3 tempat posyandu serta 3 sekolah Paud, berikut untuk insentif para guru serta fasiltas di sekolah dan posyandu yang seluruhnya masih ditanggung dana desa.

    Sementara, untuk bantuan langsung tunai (BLT) Kampung Banjar Ausoy mendapat jatah 75 kepala keluarga. Dengan nilai Rp 300 ribu per bulan selama 12 bulan.

    Baca juga:  Buruh di Bintuni Sampaikan 18 Poin Pernyataan Sikap, dari Kesetaraan hingga Isu PHK

    Sehingga pada 2021 pembangunan kata Sudirman ditiadakan. Karena setelah dikalkulasi tidak mencukupi.

    “Mungkin bila tahun ini ada proyek dari pemerintah, PUPR, aspirasi, yang masuk ke Kampung Banjar Ausoy, bisa sedikit menunjang”, kata Sudirman.

    Sudirman juga menjelaskan, untuk dana otsus, orang asli papua (OAP), untuk Kampung Banjar Ausoy diberikan seluruhnya. Adapun untuk non-Papua sama sekali kami tidak berikan dengan total anggaran Rp 277 juta. (LPB5/red)

    Latest articles

    KPU Teluk Bintuni Siap Hadapi Gugatan Pileg, Digelar 3 Mei

    0
    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com- KPU Teluk Bintuni membuka kotak suara untuk dijadikan alat bukti dalam sengketa Pileg 2024. Pembukaan kotak suara dilakukan di Kantor KPU, Jumat...

    More like this

    Kunker Bupati Petrus Kasihiw ke Beberapa Lokasi: Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lokal

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com-Bupati Teluk Bintuni, Dr. Ir. Petrus Kasihiw, MT., melakukan kunjungan kerja yang bertujuan...

    Tanggapi Aksi Pemalangan oleh Pencaker, Bupati Kasihiw: Stop Bikin Gerakan Tambahan!

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com - Bupati Teluk Bintuni, Dr. Ir. Petrus Kasihiw MT, memberikan tanggapan terkait...

    Bupati Petrus Kasihiw Dukung Perayaan HUT Pattimura di Bintuni

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com - Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw melakukan pertemuan dengan panitia HUT Pattimura...