Sabtu, November 27, 2021
28.8 C
Manokwari
28.8 C
Manokwari
Sabtu, November 27, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

143,796
Total Kematian
Updated on Saturday, 27 November 2021, 14:07 2:07 pm
8,093
Total Kasus Aktif
Updated on Saturday, 27 November 2021, 14:07 2:07 pm
4,255,268
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Saturday, 27 November 2021, 14:07 2:07 pm

Pesan KMS di Rakor Pemenangan Pemilu PKS Papua Barat: Jangan Cari Musuh!

MANOKWARI, Linkpapua.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Pemenangan Pemilu Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Papua Barat (PB), Sabtu (16/10/2021), di Sorong dihadiri Ketua BP3 DPP PKS beserta jajarannya.

Pardan Prasetyo yang mewakili Ketua Majelis Syuro (KMS) PKS menyampaikan sejumlah pesan Ketua Majelis Syuro kepada seluruh pengurus PKS Papua Barat.

Dalam mengawal seluruh program kemenangan 2024 harus memperhatikan empat aspek. Pertama, jangan pernah mencari musuh. “Jangan cari musuh! PKS ingin kawan sebanyak-banyaknya, baik sikap, statement, dan kebijakan harus mengalir dalam rangka merangkul semua pihak karena kita mau menang,” ungkap Prasetyo melalui rilis DPW PKS Papua Barat.

Seluruh pengurus dan anggota PKS harus mencari kawan sebanyak-banyaknya. “Cari kawan sebanyak-banyaknya. Salah satu rekomendasi dari bedah daerah pemilihan (dapil) adalah mengenali orang-orang yang akan diajak bergabung ke PKS. Menganalisis kecenderungannya, karakternya, dan menawarkan untuk berjuang Bersama dengan PKS,” lanjutnya.

Prasetyo juga menegaskan kepada seluruh peserta yang dihadiri oleh seluruh pengurus Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW), Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD), dan anggota legislatif se-Papua Barat bahwa pesan dari Salim Assegaf adalah memberikan kesempatan kepada orang lain untuk memiliki PKS.

Baca juga:  DPW PKS Papua Barat Agendakan Rakor Bahas Pemenangan Pemilu 2024

“Memberikan kesempatan orang lain memiliki PKS. PKS adalah milik bersama, PKS adalah partai yang membuka diri untuk semua orang. Ini sama dengan salah satu program dalam BP3, yakni program kebhinekaan. Hal ini berarti PKS menjadikan perbedaan di Indonesia menjadi satu kekuatan besar yang harus di jaga,” tambah dia.

Disampaikan bahwa seluruh ketua DPW dan DPD harus memperkuat database. Perumusan kebijakan dan strategi harus berbasis database. “Perkuat database, strategi yang disusun harus berbasis data base. Ada dua data base: data statis dan data dinamis. Data statis mengacu kepada hasil pemilu 2019, mengacu pada survei-survei yang berkembang baik survei eksternal dan internal. Sedangkan data dinamis adalah data yang dihasilkan ada kerja-kerja kita, silaturahim dengan tokoh-tokoh yang ada, dan semua usaha pengurus untuk mengupayakan proses pemenangan,” terang Prasetyo.

Dari pelaksanaan Rakor Pemenangan Pemilu PKS Papua Barat ini Prasetyo berharap seluruh pengurus memahami rute dan memiliki strategi pemenangan. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here