Selasa, Januari 31, 2023
25.2 C
Manokwari
25.2 C
Manokwari
Selasa, Januari 31, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Mansel Dapat Program Toko Tani, Enam Jenis Pangan Dijual Murah

MANSEL, LinkPapua.com – Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) menjadi satu dari tiga kabupaten di Provinsi Papua Barat yang mendapat program peningkatan disertifikasi dan ketahanan pangan masyarakat melalui Toko Tani Indonesia. Toko Tani ini menyediakan enam jenis pangan dengan harga jauh di bawah pasaran lokal.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat, Dina Rumadas, menjelaskan enam jenis pangan tersebut, antara lain beras sebanyak 1.850 kg, minyak goreng 1.800 liter, telur 115 ikat, gula pasir 1.500 kg, bawang merah 1.250 kg, dan bawang putih 1.250 kg.

“Bantuan yang diberikan kepada Kabupaten Mansel hari ini, jumlahnya sama dengan bantuan yang kami sudah berikan untuk Toko Tani di Kabupaten Teluk Bintuni dan berikutnya di Kabupaten Pegunungan Arfak,” kata Dina usai penandatanganan berita acara penyerahan enam jenis pangan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mansel, Senin (5/12/2022).

Lanjut Dina, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian upaya pengendalian inflasi pada Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Papua Barat. Langkah ini bertujuan menstabilisasi harga pangan pokok menjelang Natal dan tahun baru 2023.

Dina berharap, enam jenis pangan tersebut dapat disalurkan kepada masyarakat.

Baca juga:  Ombudsman Segera Rilis Tingkat Kepatuhan Pelayanan Publik Pemkab Mansel
Baca juga:  DPMPTSP Mansel: 283 Pelaku Usaha Sudah Terkaver OSS-RBA

“Enam jenis pangan itu harganya bersahabat. Misalkan telur lokal dari Kabupaten Manokwari di pasaran Kabupaten Mansel dijual seharga Rp70 ribu per ikat, harga di Toko Tani jauh lebih murah, Rp60 sampai Rp65 ribu per ikat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mansel, Muchamad Amir, mengaku program ini sangat membantu pihaknya. Mengingat harga bahan pangan pokok mulai merangkak naik sementara pemda belum bisa berbuat banyak karena keterbatasan anggaran.

“Terima kasih banyak kepada provinsi yang telah memperhatikan kita (Mansel) dalam rangka pemenuhan bahan pokok bagi masyarakat terutama orang asli Papua (OAP) di sini,” ujarnya.

Amir mengaku hari ini akan melapor kepada Bupati Mansel, Markus Waran, mengenai distribusi enam bahan pokok tersebut.

“Tanggal 14 Desember nanti, di sini (Mansel) akan diadakan pameran kuliner. Ada 50 stan yang siap, nanti kita buka satu stan untuk Toko Tani Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Mansel. Itu juga saran Pak Bupati untuk memadukan semua kegiatan, selain memasarkannya di Toko Tani milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mansel,” ungkapnya. (LP2/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here