Rabu, September 29, 2021
27.8 C
Manokwari
27.8 C
Manokwari
Rabu, September 29, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

141,709
Total Kematian
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am
38,652
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am
4,211,460
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am

Kumham Peduli, Kumham Berbagi: Salurkan 500 Paket Bama di Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapua.com- Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia menggelar Kumham Peduli, Kumham Berbagi dengan membagikan paket bahan makanan (bama) bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Digelar secara virtual pada Kamis (29/7/2021), diikuti Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Papua Barat.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, mengungkapkan pemerintah terus berupaya melakukan penanggulangan Covid-19, salah satunya oleh Kemenkumham yang total membagikan 46 ribu paket bahan makanan.

“Covid-19 berdampak ke masyarakat dalam mencari nafkah sehingga kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya. Untuk mengurangi beban masyarakat. Apa yang dilakukan pemerintah dengan menerapkan PPKM bukan untuk mengekang masyarakat, tetapi demi keselamatan bersama. Kemenkumham sedang siapkan fasilitas isoman. Berikan bantuan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” jelas Yasonna.

Di Papua Barat, terdapat 500 paket bama yang dibagikan, termasuk pada ASN di lingkup Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Papua Barat.

“Total ada 500 paket untuk Kanwil Papua Barat, termasuk 50 bagi ASN kami yang terpapar maupun dalam penyembuhan. Ini merupakan bentuk kepedulian dari Kemenkumham. Menteri menyampaikan agar tidak hanya saat ini, tetapi jika dimungkinkan dapat saling berbagi dari keluarga besar pengayoman. Ini yang bisa diberikan kepada masyarakat,” ungkap Kakanwail Kemenkumham Papua Barat, Slamet Prihantara.

Paket ini berasal dari hasil donasi dari seluruh pegawai dari Kanwil Kemenkumham Papua Barat. Slamet berpesan agar semangat gotong-royong untuk berbagi dengan sesama harus selalu dilakukan. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here