26.3 C
Manokwari
Sabtu, April 20, 2024
26.3 C
Manokwari
More

    Kota Sorong Kembali Dilanda Banjir, Air Setengah Badan Orang Dewasa

    Published on

    KOTA SORONG, Linkpapua.com – Intensitas hujan pada Rabu (31/8/2022) yang cukup tinggi mengakibatkan banjir pada sejumlah titik di Kota Sorong. Informasi yang dihimpun, air menyentuh setengah badan orang dewasa.

    Ketua Tim Percepatan Penanganan Banjir Kota Sorong, Melkias Werinussa, mengatakan banjir yang kembali terjadi akibat hujan. Dia juga menyampaikan bahwa banjir terjadi bukan pada saat air pasang, melainkan kondisi surut.

    “Lokasi Kampung Bugis air tergenang sampai ke bahu yang kemudian tim menjadi bingung karena kondisi air laut sementara surut. Biasanya ketinggian air segitu saat air pasang, tapi ini terbalik. Kami berkoordinasi dan menuju posko, yang jelas informasi melalui Kepala Dinas PUPR untuk Tim SAR datangkan perahu karet. Kita ingin supaya kalau ada masyarakat kesulitan bisa dievakuasi dulu ke tempat aman,” kata Asisten II Setda Papua Barat ini.

    Baca juga:  Kodim 1812/Pegunungan Arfak Segera Terbentuk

    Kata dia, lokasi banjir tidak hanya pada satu titik, tetapi meliputi sejumlah kawasan sebelumnya. Selain itu, kondisi areal galian C menjadi perhatian karena lubang penggalian telah dipenuhi air.

    Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Gercep Tangani Banjir-Longsor di Sorong

    “Hampir di semua lokasi yang kemarin kembali tergenang airnya. Kondisi di atas untuk lubang penggalian juga dipenuhi air sehingga khawatir jika pecah seperti tumpahan air dari loyang. itu juga sebentar kita lihat,” ungkapnya.

    Sementara, Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir, mengatakan fenomena yang terjadi sesuai prediksi cuaca ekstrem oleh BMKG.

    Adanya penanganan risiko sebelumnya, bencana bisa berkurang melalui kerja sama Dinas PUPR Papua Barat, PUPR Kota Sorong, Cipta Karya, Bina Marga, dan Balai Wilayah Sungai pada sumber mitigasi.

    Baca juga:  Update Banjir Maybrat: Kedalaman Air di Permukiman Warga 10-30 Meter, Butuh Hunian Sementara

    “Ini namanya kondisi mutakhir yang artinya bisa saja kondisi sudah pulih, bisa juga ancaman bencana susulan masih ada. Diakibatkan karena cuaca ini diprediksi akan ekstrem,” paparnya.

    Posko penanganan banjir, kata dia, telah ada pada titik bencana dan Tim SAR selalu siaga.

    “Sesuai laporan di Kampung Bugis dan genangan air mulai Km 8 hingga Km 10. Saya ada di lapangan untuk memantau,” ucap Ampnir. (LP9/Red)

    Latest articles

    Pemkab dan Pemprov Siapkan Ganti Rugi Warga Terdampak Alihtrase Rendani

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Bupati Manokwari Hermus Indou Jumat(19/4/2024) menggelar pertemuan dengan warga terdampak pembangunan alihtrase jalan menuju bandara Rendani. Disampaikannya, Pemda Manokwari dan Pemprov Papua Barat...

    More like this

    Hanura Buka Penjaringan Cakada PBD, Gabriel Asem Daftar di Hari Pertama

    SORONG, linkpapua.com- Partai Hanura Provinsi Papua Barat Daya resmi membuka pendaftaran calon kepala daerah...

    Kapolda Papua Barat Angkat Bicara Soal Insiden Oknum TNI-Polri di Kota Sorong

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Pasca adanya perselisihan yang terjadi antara oknum TNI-Polri di Pelabuhan Kota Sorong pada...

    Pendatang Serbu Papua Usai Lebaran, PFM Sarankan Ada Proteksi Kependudukan 

    SORONG, Linkpapua.com- Ketua DAP Wilayah III Doberay Papua Barat, Paul Finsen Mayor mengatakan, Tanah...