Jumat, Oktober 22, 2021
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Jumat, Oktober 22, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

143,120
Total Kematian
Updated on Friday, 22 October 2021, 13:37 1:37 pm
15,594
Total Kasus Aktif
Updated on Friday, 22 October 2021, 13:37 1:37 pm
4,237,834
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Friday, 22 October 2021, 13:37 1:37 pm

Keren! 31 Anak Papua dan Papua Barat Wisuda di GenIUS dengan Nilai Terbaik

MANAOKWARI, Linkpapua.com- Sekolah Generasi Indonesia Jaya untuk Semua (GenIUS) mewisuda 51 siswa yang berasal dari wilayah timur Indonesia, Rabu (30/6/2021). Dari 51 siswa, 31 di antaranya diketahui merupakan putra-putri asli asal Papua dan Papua Barat.

GenIUS adalah sekolah menengah yang fokus pada pendidikan sains dan matematika berbasis riset di bawah bimbingan lembaga penelitian Surya University dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya.

“Pencapaian ini adalah prestasi. Apa yang dilakukan Sekolah GenIUS sesuai dengan keinginan Presiden Bapak Joko Widodo (Jokowi), yakni kesempatan dan kualitas pendidikan dapat dirasakan oleh seluruh anak Indonesia. Khususnya bagi anak yang berasal dari daerah 3 T (terpencil, terdepan, tertinggal),” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dalam kutipan resminya menyambut wisuda ini.

Selain sebuah pernyataan, Mendagri juga menyampaikan ungkapan bangga dan selamat, terutama kepada para anak didik dari wilayah timur Indonesia yang berhasil mendapatkan pendidikan formal di sekolah tersebut. Sebab, setiap kelulusan GenIUS diyakini memiliki kemampuan intelektual diatas rata-rata.

Kepala Sekolah GenIUS, Esther K. Wirawan, mengatakan sedikitnya ada 19 siswa yang berasal dari Provinsi Papua, yakni 16 dari Kabupaten Pegunungan Bintang dan tiga siswa asal Kepulauan Yapen.

Sementara, untuk Provinsi Papua Barat, ada enam siswa dari Kabupaten Teluk Wondama dan enam siswa dari Kabupaten Maybrat yang diwisuda. Mereka bahkan diwisuda dengan nilai terbaik berdasarkan kurikulum GenIUS.

“Kita tidak hanya berperan mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mengembangkannya melalui proses refleksi secara kritis dan proses wisuda ini merupakan bentuk tanggungjawab pihak sekolah kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat di wilayah timur Indonesia,” kata Wirawan.

Wirawan melanjutkan, apa yang diterapkan sekolah ke depan tidak hanya akan berfokus pada pemahaman konsep keilmuan, tetapi juga bersikap kritis terhadap berbagai informasi pengetahuan yang diperoleh dalam pengembangan kompetensi para peserta didik GenIUS.

Menurut Wirawan, tujuannya agar siswa GenIUS tidak mengabaikan sikap serta etika (pembentukan mental) dan keterampilan sebagai agen perubah dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Dari kurikulum yang diterapkan kita berani jamin, bahwa mereka (para siswa) memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata karena mereka dibekali berbagai aktivitas riset sebagai pengembangan potensi diri,” kata Wirawan.

Sebagai informasi, Sekolah GenIUS khusus diperuntukkan bagi anak cerdas, istimewa, berbakat istimewa atau yang disingkat CIBI, dengan rata-rata kelulusan sekolah dasar usia 10 sampai 12 tahun. Adapun GenIUS baru mulai beroperasi pada Juli 2014.

Dilansir dari Surya.ac.id, syarat peserta didik yang diterima oleh GenIUS adalah yang memiliki potensi kecerdasan tinggi, kreativitas tinggi, dan komitmen tinggi terhadap tugas, sesuai standar Sekolah GenIUS.

Selain itu, setiap calon peserta didik juga harus melewati proses seleksi yang berupa asesmen dengan psikolog dan kelas stimulasi.

Dari berbagai persyaratan itu, Papua Barat berhasil mengirimkan 12 anak dan bahkan berhasil lulus dengan nilai akademik diatas rata-rata. (LP7/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here