28.7 C
Manokwari
Kamis, Juni 20, 2024
28.7 C
Manokwari
More

    DPD RI- Pemprov PB Bahas Mekanisme Seleksi Anggota DPR Jalur Pengangkatan

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com– Dewan Perwakilan Daerah (DPD)RI menggelar pertemuan dengan pemerintah provinsi Papua Barat membahas mekanisme seleksi anggota DPR pengangkatan baik itu ditingkat provinsi maupun kabupaten.

    Hadir dalam pertemuan di kantor gubernur pada Kamis (28/3/2024) Wakil Ketua Komite I DPD RI Filep Wamafma dan Abraham Liyanto serta Pj Gubernur Papua Barat diwakili oleh Asissten I Setda Papua Barat Otto Mayor dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat Thamrin Payapo.

    “Saya menjadi salah satu orang yang terlibat langsung dalam penyusunan undang-undang otsus nomor 2 tahun 2021. Kita patut bersyukur karena dalam undang-undang itu untuk tanah Papua ada 2 sistem dalam penentuan anggota DPR provinsi dan kabupaten yaitu melalui pemilu dan melalui jalur pengangkatan. Seleksi DPR melalui pengangkatan ini yang kita ingin tahu sudah sejauh mana pelaksanaannya didaerah,”ujar Filep.

    Baca juga:  Lantik Pengurus LPPD Papua Barat, Waterpauw Minta Persiapan Pesparawi 2025 Lebih Matang

    Dikatakannya, seleksi anggota DPR melalui jalur pengangkatan harus dilakukan secara baik sehingga figur yang nantinya terpilih merupakan figur tepat yang mampu memahami esensi otonomi khusus di tanah Papua.

    Baca juga:  Dance Sangkek: Rencana Pembangunan Papua Barat 2023-2026 Harus Usung Isu Strategis

    Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat Thamrin Payapo mempresentasekan tahapan maupun kesiapan yang sudah dilaksanakan di Papua Barat.

    “Pemerintah sudah menyusun sejumlah draft aturan yang sudah ada seperti pergub. Ini tinggal ditandatangani oleh Pj gubernur. Rencana launching tahapan seleksi DPR Provinsi dan DPR Kabupaten dari jalur pengangkatan pada 18 April mendatang,”beber Payapo.

    Payapo juga memaparkan jumlah anggota DPR dari jalur pengangkatan ditingkat provinsi maupun kabupaten. Untuk tingkat provinsi berjumlah 9 orang 3 orang diantarnya merupakan perempuan, Manokwari berjumlah 8 orang, 3 orang diantaranya perempuan, serta Fakfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak masing-masing 5 orang, 2 orang merupakan perempuan.

    Baca juga:  Pendatang Serbu Papua Usai Lebaran, PFM Sarankan Ada Proteksi Kependudukan 

    “Alokasi anggaran dari pemerintah provinsi untuk proses seleksi ini berjumlah 5.8 miliar. Yang sedikit menjadi kendala adalah alokasi anggaran ditingkat kabupaten karena alokasi anggarannya tergolong minim. Hanya Teluk Wondama dan Pegunungan Arfak yang jumlahnya sudah cukup,”jelasnya.(LP3/Red)

    Latest articles

    Demo Tuntut jadi ASN Berujung Ricuh, Kantor BKPP Bintuni Dirusak

    0
    BINTUNI,LinkPapua.com-Sekelompok massa berunjuk rasa di kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Teluk Bintuni, Rabu (19/6/2024). Aksi ini berujung ricuh. Massa melakukan perusakan di kantor...

    More like this

    Demo Tuntut jadi ASN Berujung Ricuh, Kantor BKPP Bintuni Dirusak

    BINTUNI,LinkPapua.com-Sekelompok massa berunjuk rasa di kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Teluk Bintuni,...

    Kasus Korupsi Beras di Bintuni Naik ke Penyidikan, ASN Calon Tersangka

    TELUK BINTUNI,Link Papua - Polisi menaikkan status kasus dugaan penyelewengan beras Bulog ASN di...

    Pilkada 2024, PDIP Papua Barat Menunggu Arahan DPP

    MANOKWARI, Linkpapua.com- 2 bulan jelang pendaftaran calon kepala daerah pada Agustus mendatang, Partai Demokrasi...