25.5 C
Manokwari
Minggu, Juni 16, 2024
25.5 C
Manokwari
More

    Proyek Pembangunan Puskesmas Moskona Barat Tertunda, Bukan Mangkrak

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com -Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, Franky Mobilala, menyatakan proyek pembangunan puskesmas di Distrik Moskona Barat mengalami penundaan karena beberapa kendala, bukan mangkrak.

    Mobilala menjelaskan fondasi puskesmas tersebut sudah dibangun sejak 2018 pada masa kepemimpinan Ekbert Fakdawer sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

    Saat dilantik pada 2019, dia lalu mengusulkan kelanjutan pembangunan ke Kementerian Kesehatan yang kemudian disetujui pada 2020 dengan alokasi anggaran sebesar Rp3,5 miliar.

    Namun, anggaran tersebut tidak mencukupi karena lokasi geografis Moskona Barat yang berada di pegunungan memerlukan biaya lebih besar.

    Baca juga:  Kafilah FASI Papua Barat Pagi ini Bertolak ke Palembang

    “Saya mengajukan komplain ke Kementerian Kesehatan mengenai anggaran yang sangat kecil itu. Karena sistem di kementerian mengharuskan satu tahun anggaran untuk pembangunan puskesmas harus selesai, sedangkan anggarannya sangat kecil,” jelas Mobilala, Senin (27/5/2024).

    Situasi ini membuat Mobilala meminta penundaan pembangunan. “Kemudian kami usulkan lagi pada tahun 2020-2021, namun pada saat itu pandemi Covis-19 melanda Indonesia, sehingga tidak bisa dibangun,” katanya.

    Baca juga:  Temu Raya IV PAM GKI, Bupati Teluk Bintuni Serukan Pemuda sebagai Pilar Pembangunan

    Usulan kembali diajukan pada 2022 dan 2023, tetapi belum mendapat jawaban memuaskan. “Tahun ini kami mencoba lagi untuk mengusulkan, semoga kali ini dijawab oleh kementerian,” harapnya.

    Menanggapi tudingan Dinas Kesehatan hanya memprioritaskan daerah kota dan pesisir, Mobilala membantah.

    “Di tahun 2023, kami membangun lima puskesmas pembantu (pustu) di Moskona, yaitu di Kampung Orocomna, Mayom, Kali Biru, Anajero, dan beberapa tempat lainnya di Moskona,” ucapnya.

    Dia juga memastikan puskesmas di Moskona Barat masih layak digunakan dan semua tenaga kesehatan serta dokter tetap standby di sana untuk melayani masyarakat.

    Baca juga:  Fokus Tingkatkan Kedisiplinan, Wabup Mansel: Jangan Cuma Semangat di Awal Bulan!

    “Puskesmas di Moskona Barat masih layak dan semua tenaga kesehatan maupun dokter stand by di sana untuk melayani masyarakat,” ungkapnya.

    Mobilala menambahkan anggaran yang dikelola tidak hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga untuk program penanggulangan penyakit, seperti malaria dan HIV-AIDS.

    “Anggaran yang kami kelola tidak semua untuk membangun fisik, tetapi ada program penanggulangan Malaria, HIV-AIDS, dan lainnya,” tutupnya. (LP5/red)

    Latest articles

    Pemkab Teluk Bintuni Salurkan 59 Ekor Sapi Kurban

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menyerahkan 59 ekor sapi kurban dalam rangka Lebaran Idul Adha 1445 H/2024 M. Penyerahan dilakukan Wakil...

    More like this

    Pemkab Teluk Bintuni Salurkan 59 Ekor Sapi Kurban

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menyerahkan 59 ekor sapi kurban dalam...

    Pj Gubernur Ali Baham Serahkan Sapi Kurban 1 Ton Bantuan Presiden ke Ponpes Darussalam Manokwari

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Pejabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere menyerahkan sapi Kurban bantuan...

    Hadiri Penamatan SD YPPK Santa Sisilia, Hermus Sampaikan Pentingnya Pendidikan  

    MANOKWARI, Linkpapua.com- SD YPPK Santa Sisilia Manokwari menggelar penamatan bagi siswa kelas VI pada...