Jumat, Desember 2, 2022
26.5 C
Manokwari
26.5 C
Manokwari
Jumat, Desember 2, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Jadi Keluhan Masyarakat, DPRD Manokwari Minta Pemkab Selesaikan Persoalan Air Bersih

MANOKWARI, Linkpapua.com – DPRD Manokwari mendorong Pemkab Manokwari untuk menyelesaikan persoalan air bersih di Manokwari. Masyarakat selama ini telah sering kali mengeluhkan pemenuhan ketersediaan air bersih.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Manokwari, Suriyati Faisal, mengatakan persoalan air bersih selalu disampaikan masyarakat terutama dalam agenda reses.

“Persoalan air bersih ini selalu dikeluhkan oleh masyarakat sehingga dari DPRD beberapa waktu lalu menggelar RDP dengan instansi terkait termasuk dari Balai Perairan. Dari penyampaiannya sebenarnya fasilitas terutama program dari pemerintah pusat berupa instalasi dari penampungan ke rumah-rumah warga maupun ketersediaan sumber air sudah tersedia,” ujar Suriyati, Kamis (15/9/2022).

Dikatakannya, yang sering menjadi persoalan adalah pemalangan pada sumber-sumber air. Dari sekitar lima sumber air yang memasok air di Manokwari, tidak semuanya bisa aktif. Imbasnya, pada saat ada yang dipalang, distribusi air akan berkurang otomatis.

Baca juga:  DPRD Manokwari Bahas KUA-PPAS APBD Perubahan 2022
Baca juga:  Biaya Perjalanan Dinas Terindikasi Jadi Temuan, DPRD Manokwari Beri Klarifikasi

“Sumber air bersih untuk Manokwari ada di Rendani, Maruni, Amban, dan beberapa lokasi lainnya. Sehingga jika ada yang tidak beroperasi terutama karena dipalang pasti akan ada wilayah yang pasokan airnya terganggu,” ungkap dia.

Suriyati mengatakan, PDAM sebagai perusahaan milik daerah yang ditunjang dengan OPD memiliki manfaat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan dividen. “Kalaupun belum bisa memberikan dividen untuk pemda, setidaknya PDAM dapat memberikan pelayanan yang baik untuk kebutuhan air bersih masyarakat,” ucapnya.

Atas persoalan ini, DPRD Manokwari meminta pemda dapat menertibkan dokumen, terutama berkaitan dengan ganti rugi tanah pada fasilitas-fasilitas penting. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here