Rabu, Desember 7, 2022
25.2 C
Manokwari
25.2 C
Manokwari
Rabu, Desember 7, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Pangdam Kasuari Motivasi Kontingen Pesparani PB: Beri yang Terbaik

MANOKWARI, Linkpapua.com -Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema menerima kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Papua Barat di kediamannya, Sabtu (22/10/2022).

Kontingen Provinsi Papua Barat telah bersiap berangkat untuk bersaing pada Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional II di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), 28-31 Oktober 2022 mendatang. Pangdam menaruh harapan agar tim ini bisa tampil memberi yang terbaik.

“Tim harus menampilkan yang terbaik di Kupang nanti. Iklim di Kupang dan Papua berbeda peserta juga harus menjaga pola makan dan istirahat yang teratur agar suara tetap stabil,” ujar Pangdam.

Pangdam mengemukakan, sebagai penasihat ia sangat berharap bisa mendampingi tim selama kompetisi. Tetapi karena kesibukan, ia tidak bisa hadir. Pangdam memastikan dukungan dan doanya hadir untuk tim.

Baca juga:  Pesparani Katolik Nasional II: Kenakan Pakaian Kulit Kayu, Kontingen Papua Barat Memukau

“Saya selalu doakan yang terbaik untuk tim. Mendapat juara hal yang kedua. Pertama yaitu mempersembahkan pujian yang terbaik untuk Tuhan,” pesan Pangdam.

Baca juga:  Berangkat Sepekan Lagi, LP3KD PB Harap Dana Kontingen Pesparani Nasional Katolik II Segera Cair

Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Daerah (LPK3D) Provinsi Papua Barat Roberth K.R Hammar mengatakan peserta yang berangkat ke Kupang adalah paduan suara dewasa campuran. Delegasi diwakili oleh Kabupaten Fakfak, bertutur kitab suci dari Bintuni , mazmur anak dari Kabupaten Sorong, mazmur remaja dari Kota Sorong dan mazmur dewasa dari Kabupaten Kaimana.

Sementara lomba elektronik diikuti oleh paduan suara anak orang muda Katolik, Georgia dan paduan suara wanita.

“Videonya sudah dikirim ke panitia tetapi hasilnya tidak memuaskan karena dari sisi perekaman yang kurang baik,” tutup Roberth Hammar (LP8/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here