Kamis, Oktober 28, 2021
26.3 C
Manokwari
26.3 C
Manokwari
Kamis, Oktober 28, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

143,299
Total Kematian
Updated on Thursday, 28 October 2021, 00:40 12:40 am
12,735
Total Kasus Aktif
Updated on Thursday, 28 October 2021, 00:40 12:40 am
4,241,809
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Thursday, 28 October 2021, 00:40 12:40 am

Muswil PPP Papua Barat Resmi Ditutup, Kader Suarakan Kepengurusan Multietnis

SORONG, Linkpapuabarat.com – Musyawarah Wilayah ke V Partai Persatuan Pembangunan PPP Provinsi Papua Barat Resmi ditutup. Muswil menghasilkan beberapa keputusan strategis bagi PPP.

Pertama, muswil memutuskan terpilihnya Yasman Yasir sebagai Ketua DPW PPP Papua Barat. Yasir terpilih aklamasi. Selanjutnya, partai Ka’bah juga melahirkan tekad untuk meraih perolehan suara signifikan di Pileg 2024.

Sekretaris Demisioner Partai Persatuan Pembangunan PPP Papua Barat, Suyanto SH mengatakan, secara konstitusi Yasman Yasir terpilih oleh suara mayoritas DPC PPP di 13 kabupaten dan kota.

“Sembilan puluh persen Yasman Yasir terpilih sebagai ketua, tetapi masih ada 10 persen merupakan kewenangan DPP PPP, terutama SK,” katanya.

Dikatakan bahwa, sudah ada aturan baru mengenai muswil. Sebelumnya dalam forum terdapat Laporan Pertanggung Jawaban, kemudian laporan Komisi-komisi dan kepengurusan baru. Tapi untuk saat ini berdasarkan PO yang baru, untuk mempersingkat hanya ada dua agenda. Yakni penyampaian LPJ dan pemilihan formatur pengurus yang baru.

“Kalau pengurus yang baru ini belum ditentukan ketuanya, beda dengan lalu ketua terpilih sekaligus ketua formatur. Tetapi sekarang ketua formatur adalah Dewan Pimpinan Pusat,” kata Suyanto.

Kemarin tiga nama formatur dari DPC satu dari pengurus demisioner dan satu lagi dari DPP. Dari 5 formatur ini akan menggodok siapa ketua, sekertaris dan pengurus lainnya.

“Kemarin disampaikan bahwa Yasman sudah 90 persen adalah Ketua DPW tetapi 10 persen lagi tinggal bawah ke DPP untuk di SK kan sekaligus nanti diikuti dengan yang lain artinya sekertaris para wakil ketua dan sebagainya,” kata Suyanto.

Ia pun berharap, dalam pemilihan  pengurus baru, harus mencerminkan multietnis yang ada di Papua Barat. Apalagi PPP sebagai partai lama ke
depan memiliki tantangan yang cukup berat.

“Kepengurusan yang baru harus di isi dengan mencerminkan multietnis jangan mengakomodir etnis tertentu, tanpa memandang perbedaan suku dan ras, sehingga ke depan partai ini dibawa ke arah yang lebih baik,” tutup Suyanto. (LPB5/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here