26.4 C
Manokwari
Selasa, April 16, 2024
26.4 C
Manokwari
More

    Dorong Ecotourism di Raja Ampat, BI Bantu 2 Sanggar Seni

    Published on

    RAJA AMPAT, linkpapua.com – Bank Indonesia memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada pengelola Rumah Sanggar Kreasi Mankobon dan Kelompok Sanggar Tari Mbilin Kayam di Raja Ampat.

    Bantuan ini sebagai implementasi dukungan terhadap UMKM dan ecotourism berbasis ekonomi hijau.

    Ketua Sanggar Monkobon, Isak Lewi Burdam mengatakan, sanggar Monkobon telah berkembang luas. Tak hanya sebagai sanggar musik tradisional, namun juga sebagai sanggar tari dan berbagai kerajinan tangan. Sanggar ini juga telah diundang dalam berbagai kegiatan.

    Baca juga:  Kick Off Serambi 2023, Dance Sangkek: Semua Harus Andil Atasi Krisis Pangan

    Bank Indonesia Papua Barat menyebutkan bantuan kepada Kelompok Sanggar Kreasi Monkobon dan Kelompok Sanggar Tari Mbilin Kayam merupakan tindak lanjut dari proses pendampingan terhadap UMKM. Program pembinaan ini diimplementasikan melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

    “Rumah Sanggar Kreasi Mankobon merupakan upaya Bank Indonesia untuk mempertahankan dan melestarikan budaya Papua melalui kreasi seni musik tradisional di Kampung Saporkren Raja Ampat,” terang Bupati Raja Ampat Abdul Farsi Umlati.

    Abdul Farsi berharap rumah Sanggar Kreasi ini dapat dioptimalkan dalam rangka melestarikan kebudayaan asli daerah. Sekaligus kata dia, menjadi wadah mengembangkan seni budaya Papua.

    Baca juga:  BI Papua Barat Gelar Edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah untuk Pendidikan Ekonomi Pelajar

    Pada kesempatan yang sama, Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo mengajak seluruh warga di Saporkren agar tetap menjaga budaya dan adat istiadat secara baik dari generasi ke generasi. Sehingga tidak hilang atau punah.

    “Budaya dapat mendatangkan penghasilan bagi masyarakat melalui kreasi-kreasi budaya di daerah pariwisata,” ucapnya.

    Ia mengatakan, wisata Raja Ampat sudah dikenal secara internasional. Keindahannya juga sudah diakui khususnya keindahan bawah laut.

    Baca juga:  PKM Manokwari Bagi-bagi Takjil di Traffic Light Wosi

    “Kami mengharapkan penguatan sinergi antara Bank Indonesia bersama pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten/kota, kementerian/lembaga terkait lainnya dapat lebih ditingkatkan agar budaya-budaya di Raja Ampat dapat dipertahankan dan dikembangkan, sehingga mendatangkan income dari wisatawan atau pengunjung” harapnya.

    Ke depan, Bank Indonesia Provinsi Papua Barat senantiasa hadir mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM dan Ecotourism berbasis ekonomi hijau.(LP3/Red)

    Latest articles

    Peduli Bencana Longsor Palangka dan Pangra’ta, Ikatan Pemuda-Mahasiswa Toraja di Manokwari...

    0
    MANOKWARI, linkpapua.com- Ikatan Pemuda Toraja Manokwari (IPTM) dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Toraja Kabupaten Manokwari menggalang donasi sebagai aksi peduli terhadap bencana longsor yang melanda...

    More like this

    Peduli Bencana Longsor Palangka dan Pangra’ta, Ikatan Pemuda-Mahasiswa Toraja di Manokwari Gelar Aksi Peduli

    MANOKWARI, linkpapua.com- Ikatan Pemuda Toraja Manokwari (IPTM) dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Toraja Kabupaten Manokwari...

    Longsor di Distrik Tahota, Kapolres Mansel Pimpin Evakuasi Material yang Tutup Badan Jalan

    MANOKWARI, linkpapua.com- Longsor terjadi di Kampung Yarmatun, Distrik Tahota, Kabupaten Manokwari Selatan, Minggu (14/4/2024)....

    Pertamina Patra Niaga Siapkan Stok Avtur Hadapi Arus Balik Lebaran

    JAYAPURA, Linkpapua.com- Konsumsi avtur sebagai bahan bakar pesawat terbang mulai naik pada puncak arus...