28.3 C
Manokwari
Rabu, Agustus 7, 2024
28.3 C
Manokwari
More

    Polda Papua Barat Resmikan Rumah Kebangsaan, Sarana Komunikasi Pemerintah, Polri, dan Masyarakat

    Published on

    WhatsApp

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Polda Papua Barat meresmikan Rumah Kebangsaan di Kampung Wailuri, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Selasa (27/6/2023). Rumah Kebangsaan ini bisa menjadi sarana komunikasi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat.

    Peresmian dipimpin Dir Intelkam Polda Papua Barat, Kombes Pol. Aries Setyo Budi, didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Manokwari, Jaka Mulyanta, serta sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung dan Cipayung Plus.

    “Rumah Kebangsaan menjadi tempat bagi organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan pelajar untuk menyampaikan masukan positif dan pendapat mereka kepada pemerintah dan Polri, sehingga terjalin koordinasi dan komunikasi yang lebih baik untuk daerah dan negara Indonesia,” kata Aries.

    Baca juga:  Mutasi Polri, Dirpamobvit dan 2 Pamen Polda Papua Barat Digeser

    Selain itu, Rumah Kebangsaan ini juga dapat digunakan sebagai sarana untuk penyuluhan kepada masyarakat, mahasiswa, atau pelajar dengan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Kesbangpol guna memperluas wawasan.

    “Kehadiran Rumah kebangsaan ini bisa menjadi saranan untuk kegiatan atau hal positif. Misalnya, unjuk rasa bisa berkurang atau bisa ditekan sehingga pokok pikiran bisa disampaikan di sini dan tepat sasaran atau tepat guna atau memberikan efek lebih baik lagi sehingga kondusivitas lebih meningkat,” jelasnya,

    Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Tinjau Pertanian di Mansel Hadapi Ancaman El Nino

    Kepala Badan Kesbangpol Manokwari, Jaka Mulyanta, menambahkan Rumah Kebangsaan ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi guna menangani masalah yang ada di masyarakat atau di kalangan mahasiswa.

    Baca juga:  Bapenda Manokwari Target PAD Rp63 Miliar di 2022, Wujudkan Peningkatan SDM

    Mulyanta juga berharap Rumah Kebangsaan dapat menjadi fasilitas bagi masyarakat dan organisasi kemasyarakatan sehingga masalah-masalah tersebut dapat diselesaikan dengan bijaksana tanpa menggunakan kekerasan.

    “Nanti kita lakukan diskusi mengenai wawasan kebangsaan, mungkin setelah Agustus. Diskusi atau sosialisasi ini penting menjelang pemilihan umum mendatang dan merupakan bagian dari pendewasaan atau memberikan pemahaman kepada generasi muda yang akan ikut serta dalam pemilu,” ucapnya. (LP3/Red)

    WhatsApp

    Latest articles

    Caleg Terpilih Belum Serahkan Tanda Terima LHKPN Tetap Bisa Dilantik, Ini...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Jelang pelantikan anggota DPRD Manokwari terpilih pada 27 Agustus mendatang, sejumlah calon anggota terpilih masih belum menyerahkan tanda terima Laporan Harta Kekayaan...

    More like this

    Caleg Terpilih Belum Serahkan Tanda Terima LHKPN Tetap Bisa Dilantik, Ini Syaratnya

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Jelang pelantikan anggota DPRD Manokwari terpilih pada 27 Agustus mendatang, sejumlah calon...

    Dr Derek Ampnir Lolos 3 Besar Calon Deputi BNPB, Manufandu: Dia Layak, Punya Kompetensi

    MANOKWARI, linkpapua.com- Dr Derek Ampnir lolos tiga besar seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi...

    Seleksi DPRP-DPRK Jalur Otsus Masuk Tahap Akhir, Segera Disodor ke Kemendagri

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Seleksi pengangkatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) dan Dewan Perwakilan...