25.6 C
Manokwari
Kamis, Maret 20, 2025
25.6 C
Manokwari
More

    Kejati PB Gelar Natal Bersama, Hadirkan 61 Anak Berkebutuhan Khusus

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com-  Kejaksaan Tinggi Papua Barat menggelar perayaan Natal bersama di Manokwari, Rabu (20/12/2023). Natal menghadirkan 61 anak berkebutuhan khusus dari SLB Panca Kasih.

    Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Harli Siregar meminta insan Adhiyaksa merefleksikan tema Natal 2023. Kata dia, Natal harus memberi refleksi positif.

    “Ini merupakan tema sentral yang disepakati setiap tahun, dengan sub tema natal memperteguh semangat kebersamaan dan persaudaraan agar hidup berdampak untuk kemuliaan Allah,” kata Harli.

    Baca juga:  Kredit Ganda yang Libatkan Oknum TNI dan Bank, Kejati Papua Barat Selidiki

    Perayaan Natal juga diikuti puluhan anak-anak kalangan difabel dari Sekolah Luar Biasa Panca Kasih.

    “Ini tentu ada dua hal digarisbawahi dalam tema tersebut. Yaitu, bagaimana hubungan vertikal kita dengan Tuhan, ketakwaan dan keimanan kita. Pada saat yang sama kita diingatkan soal hubungan horizontal antara sesama manusia di bumi,” ucapnya.

    Ibadah perayaan Natal diisi dengan nyanyian kidung rohani serta persembahan yang dipimpin Pendeta.

    Baca juga:  Wakapolda Papua Barat Pastikan Pengamanan Logistik Surat Suara Di Bandara Rendani

    “Tema dan sub tema ini sangat fundamental agar bagaimana kita bisa hadir dalam suasana kemajemukan bersama saudara saudara kita sebagai wujud dari terang. Iman pengharapan dan kasih namun kasih merupakan suatu hal yang besar dan harus di tularkan,” ucapnya.

    Harli juga mengajak para insan Adhiyaksa agar terus memperkuat nilai-nilai persaudaraan.

    “Di era 4.0 dengan kecanggihan teknologi informasi ini kepada insan Adhiyaksa agar gunakan media sosial dengan bijak dengan menyebarkan informasi yang baik jangan menyebarkan kebencian dan hoax,” tegasnya.

    Baca juga:  Hingga Agustus 2021, Kejari Manokwari Selamatkan Uang Negara Rp983 Juta

    Kepala Sekolah Luar Biasa SLB Panca Kasih Emma Ayateken mengaku dengan melibatkan anak-anak sekolah hal ini menjadi kehormatan bagi mareka. Ada 61 anak dari Tingkat SD hingga SMA yang merupakan anak-anak berkebutuhan khusus di SLB tersebut.

    “Kami merasa bangga, anak-anak juga senang karena ketika momen begini mereka merasa dilibatkan,” kata Emma. (LP2/red)

    Latest articles

    Disparekraf Papua Barat Daya Perketat Keamanan Destinasi Wisata Hadapi Libur Lebaran

    0
    SORONG, LinkPapua.com – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Papua Barat Daya memperketat pengamanan destinasi wisata menjelang libur Lebaran Idul Fitri 2025. Berbagai...

    More like this

    Disparekraf Papua Barat Daya Perketat Keamanan Destinasi Wisata Hadapi Libur Lebaran

    SORONG, LinkPapua.com – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Papua Barat Daya memperketat...

    PPP Papua Barat Gelar Mukerwil IV, Konsolidasi dan Penguatan Partai Jadi Fokus

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua Barat menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil)...

    Ketua DPR Papua Barat Marah, Anggaran Normalisasi Longsor Kampung Mitiede Dipangkas

    PEGAF, LinkPapua.com - Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, merespons keluhan warga dengan menyatakan...