Sabtu, April 1, 2023
26 C
Manokwari
26 C
Manokwari
Sabtu, April 1, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

161,020
Total Kematian
Updated on Saturday, 1 April 2023, 06:31 6:31 am
5,226
Total Kasus Aktif
Updated on Saturday, 1 April 2023, 06:31 6:31 am
6,746,474
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Saturday, 1 April 2023, 06:31 6:31 am

Kasus Imam Masjid Ditembak Mati di Manokwari Belum Terungkap, Polisi Sebut Minim Saksi

MANOKWARI, LinkPapua.com -Keluarga Muhamad Ralas (50), korban penembakan di Kampung Mandopi, Manokwari mempertanyakan kinerja kepolisian yang belum juga mengungkap identitas pelaku. Korban yang merupakan imam masjid di Kompleks Borobudur ditembak orang tak dikenal pada 23 November 2022.

Keluarga menilai tak ada kemajuan dalam pengusutan kasus ini. Dua bulan lebih, polisi hanya berkutak pada saksi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kota Manokwari, Kombes Pol RB Simangunsong mengakui, pihaknya masih kesulitan menguak identitas pelaku.

“Kita tetap akan berjalan, kemarin saya sudah tanyakan ke Kasat Reskrim soal itu, karena kita minim saksi, kita masih buta,” kata RB Simangunsong usai peresmian Polresta Manokwari, Senin (30/1/2023).

Simangunsong mengatakan, pihaknya tetap berusaha semaksimal mungkin. Namun dalam bekerja ia menyebut bahwa tetap menyesuaikan dengan keadaan di lapangan.

Terpisah, Nurmala, istri korban mengaku terus menunggu perkembangan kasus kematian suaminya. Ia berharap polisi segera mengungkap penembakan itu.

Baca juga:  Naik Tipologi, Kapolresta Manokwari: Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama
Baca juga:  Selubung Nama Dibuka Kapolda Papua Barat, Polres Manokwari Resmi Jadi Polresta

“Kita masih menunggu, sudah dua bulan ini belum ada kabar pelaku ditangkap oleh Polisi,”kata Nurmala.

Ia mengaku pernah mempertanyakan hal ini ke kepolisian. Namun polisi mengaku belum bisa mengungkap identitas pelaku.

“Kata polisi saat saya tanya, Ibu yang sabar kita masih terus mencari karena minim saksi karena bapak sudah almarhum kemudian kita tidak punya saksi,” ucap Nurmala.

Peristiwa penembakan terjadi ketika korban hendak menuju lokasi kerja. Ia diduga ditembak oleh tiga orang.

Korban setelah ditembak sempat melarikan diri ke rumahnya. Lalu dalam kondisi terluka parah ia diantar oleh istrinya ke rumah sakit. Sayang nyawanya tidak tertolong.

Sehari setelah peristiwa, Ralas meninggal dunia. Peluru yang bersarang di perutnya gagal dikeluarkan. (LP2/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here