Senin, September 20, 2021
28.1 C
Manokwari
28.1 C
Manokwari
Senin, September 20, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

140,468
Total Kematian
Updated on Monday, 20 September 2021, 09:48 9:48 am
60,969
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 20 September 2021, 09:48 9:48 am
4,190,763
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 20 September 2021, 09:48 9:48 am

10 Tahun Dibangun, Jemaat Imanuel Wariori Akhirnya Miliki Gedung Gereja Baru

MANOKWARI, Linkpapua.com- Gereja Kristen Injili (GKI) Klasis Hatam Moile Meach Jemaat Imanuel Wariori, Distrik Masni SP8, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, akhirnya memiliki gedung Gereja baru setelah 10 tahun bergelut dalam pembangunannya.

“Gedung gereja baru yang telah berdiri kokoh ini merupakan anugerah Tuhan kepada Jemaat Imanuel Wariori. Jadikan momen ini dengan terus melakukan pelayanan yang lebih baik lagi,” kata Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam sambutannya pada peresmian gedung baru GKI Klasis Hatam Moile Meach Jemaat Imanuel Wariori, Senin pagi (30/8/2021).

Di tempat yang sama, selain meresmikan gedung gereja baru, mantan Bupati Manokwari dua periode itu juga melakukan prosesi peletakan baru pertama (groundbreaking) pembangunan rumah pastori GKI Klasis Hatam Moile Meach.

“Pembangunan ini untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan yang baik dan efektif demi menjawab pergumulan jemaat. Harapannya, kehadiran rumah pastori di tengah-tengah jemaat dapat menjadi berkat. Jemaat dapat berkumpul dan bertemu dalam memuji serta memuliakan Tuhan,” kata Dominggus.

Baca juga:  Pastikan Stok Aman, Gubernur Papua Barat dan Forkopimda Cek Distributor Obat

Selain itu, demi merealisasikan pembangunan rumah pastori, Dominggus secara pribadi menyumbang 250 sak semen. Sementara, Juliana Kiriweno Mandacan selaku istri sekaligus Ketua Penggerak PKK Papua Barat, menyumbang uang tunai Rp10 juta guna pembangunan rumah pastori.

Sementara, Ketua Panitia Pembangunan, Yosep Awom, mengungkap pembangunan gedung gereja baru telah dimulai sejak 10 tahun silam. Anggaran yang dipergunakan berasal dari berbagai sumber, termasuk Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, dengan total dana yang terkumpul sebanyak Rp1,4 miliar.

“Rp1 miliar lebih dipergunakan untuk pembangunan gedung gereja. Masih tersisa Rp150 juta di kepanitiaan. Terima kasih kepada seluruh donatur maupun kepada pemerintah atas bantuan keuangan yang diberikan untuk pembangunan gedung gereja ini,” kata Awom. (LP7/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here