25.4 C
Manokwari
Jumat, Agustus 16, 2024
25.4 C
Manokwari
More

    Mendagri: Kepala Daerah Harus Miliki Jiwa Wirausaha

    Published on

    WhatsApp

    JAKARTA, Linkpapua.com—Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, Penjabat Kepala Daerah harus memiliki jiwa kewirausahaan dengan mencari peluang potensi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Daerah-daerah yang hanya mengandalkan dana transfer pemerintah pusat akan kesulitan untuk maju. Terlebih daerah yang dana transfernya banyak digunakan untuk belanja pegawai,” kata Mendagri Tito, Jumat (9/6/2023)

    Mendagri Tito menyampaiakan hal itu saat Rapat Koordinasi Penjabat Kepala Daerah dalam Rangka Menjamin Peningkatan Kesinambungan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Pelayanan Publik serta Implementasi Kebijakan Strategis Nasional di Daerah.

    Baca juga:  Anggaran tak Jelas, Bawaslu Laporkan Pemda Tanah Papua ke Mendagri

    Tito menegaskan, Penjabat kepala daerah perlu memberikan kebijakan yang mempermudah sektor usaha untuk tumbuh. Hal itu misalnya dari proses perizinan usaha hingga pengenaan pajak.

    “Jadi, rekan-rekan tolong dibangun swastanya. Sejumlah daerah yang berhasil menghidupkan sektor swasta membuat dana transfer pusat hanya berperan sebagai pemancing bagi pembangunan di daerah tersebut,” paparnya.

    Baca juga:  Industri Hulu Migas Topang Perekomian Nasional di Masa Pendemi

    Di sisi lain, penjabat kepala daerah agar memanfaatkan jabatannya untuk membangunkan sektor swasta di daerahnya masing-masing.

    “Tolong diupayakan betul pendapatannya sesuai target, bila perlu melampaui target itu luar biasa, kemudian belanjakan supaya ada uang yang beredar,” tambah Tito.

    Selain PAD, penjabat kepala daerah juga diarahkan agar mampu meningkatkan realisasi belanja, terutama realisasi belanja yang dampaknya terasa oleh masyarakat.

    Baca juga:  Jokowi Digadang jadi Ketum Golkar, Sekjen Paulus: Ketua DPD se-Indonesia Tetap Inginkan Airlangga

    Meningkatnya realisasi belanja, kata Tito, dapat membuat jumlah uang yang beredar di masyarakat makin banyak. Kondisi ini turut mendukung menguatnya daya beli masyarakat. Sehingga konsumsi rumah tangga meningkat.

    “Itu bisa mengatasi inflasi, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, belanja pemerintah adalah belanja utama,” tegasnya.

    Tito menyatakan, PAD yang kuat dapat membuat daerah tidak terpengaruh terhadap dinamika fiskal di tingkat pusat sehingga lebih mandiri. (LP9/Red)

     

    WhatsApp

    Latest articles

    PSHT Teluk Bintuni Sabet Juara Umum Kejuaran Pencak Silat Champion Cup...

    0
    TELUK BINTUNI, linkpapua.com- Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang 272 Teluk Bintuni berhasil mempertahankan gelar juara umum pada kejuaran pencak silat Champion Cup-2. PSHT...

    More like this

    Yanni Digadang Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, PFM: Sangat Layak

    MANOKWARI,linkpapua.com-Ketua Partai Gerindra Papua Yanni digadang menjadi salah satu kandidat kuat di kabinet Prabowo...

    Demokrat Usung UFU-Petrus di Pilgub PBD, AHY: Duet Lengkap!

    JAKARTA,linkpapua.com– Partai Demokrat secara resmi menyerahkan rekomendasi kepada Abdul Faris Umlati (UFU) - Petrus...

    RI Perkenalkan 135 Produk Indikasi Geografis di Jenewa, Ada Kopi hingga Hasil Laut

    JENEWA,linkpapua.com- Indonesia mendapatkan kesempatan emas untuk memperkenalkan 135 produk indikasi geografis lokal pada Sidang...