Sabtu, Juli 31, 2021
25.9 C
Manokwari
25.9 C
Manokwari
Sabtu, Juli 31, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

92,311
Total Kematian
Updated on Saturday, 31 July 2021, 07:28 7:28 am
549,343
Total Kasus Aktif
Updated on Saturday, 31 July 2021, 07:28 7:28 am
3,372,374
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Saturday, 31 July 2021, 07:28 7:28 am

Tangkal Radakalisme di Bintuni, Kesbangpol Perkuat Peran FKUB dan Ormas

BINTUNI, Linkpapua.com- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Teluk Bintuni gelar penguatan peran Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Ormas, Jumat (30/4/2021) di aula KUA Distrik Bintuni. Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan pendapat dari berbagai tokoh agama yang ada di tanah Sisar Matiti terkait radikalisme dan teror yang banyak terjadi di tanah air.

Menurut Kepala Kesbangpol Kabupaten Teluk Bintuni, TW. Taborat, para tokoh agama duduk berdiskusi, menciptakan situasi yang aman, damai di dalam bulan suci ramadan yang beberapa hari lagi akan selesai, begitupun pada hari besar natal dan tahun baru, ini tujuan kami untuk menyatukan para tokoh yang bergerak di bidang keagamaan.

“Untuk di Tanah Sisar Matiti sendiri sampe saat ini belum ada paham radikalisme yang masuk, kami Kesbangpol selalu bekerja sama dengan kementerian agama, FKUB dan komunitas intelejen daerah serta memonitor kondisi terkini di Teluk Bintuni,” jelas Taborat.

Lebih lanjut dikatakannya, kalau ada hal terjadi dengan radikalisme, kita akan kerja sama dengan para tokoh agama, menyerahkan pada pihak keamanan agar ditindak lanjuti.

Ditambahkan Taborat, kami bersama pihak TNI/POLRI, Kejaksaan, para tokoh agama yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni selalu memonitor, jangan sampe ada orang atau kelompok yang masuk ke Bintuni untuk menyebarkan paham radikalisme.

“Karena selama ini yang dipakai di Tanah Sisar Matiti adalah Agama keluarga, karena selama ini kita lihat ada beberapa marga ada yang muslim dan nasrani, itu yang menyebabkan kerukunan umat beragama di Kabupaten Teluk Bintuni sangat bagus,” kunci Tabirat. (LP5/red)

Latest news