Sabtu, Juli 31, 2021
27.5 C
Manokwari
27.5 C
Manokwari
Sabtu, Juli 31, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

92,311
Total Kematian
Updated on Saturday, 31 July 2021, 08:30 8:30 am
549,343
Total Kasus Aktif
Updated on Saturday, 31 July 2021, 08:30 8:30 am
3,372,374
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Saturday, 31 July 2021, 08:30 8:30 am

Pasca Bom Makassar, Kapolda Papua Barat Keluarkan Sejumlah Instruksi

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing mengeluarkan sejumlah instruksi pasca bom bunuh diri yang mengguncang Makassar, pagi tadi.

Kapolda menginstruksikan pengamanan diperketat mendekati perayaan Paskah 2021.

Instruksi dari kapolda di antaranya meminta jajaran Polri di Papua Barat agar meningkatkan pengamanan di tempat ibadah. khusunya mendekati perayaan Paskah 2021. Berkordinasi dangan panitia gereja dan para tokoh agama serta masyarakat guna pengamanan ibadah di gereja-gereja tersebut.

“Tingkatkan patroli di daerah rawan dan tempat ibadah yang melaksankan ibadah. Masyarakat diimbau tidak menshare foto dan video aksi bom tersebut sehingga tidak menimbulkan kepanikan dan melaporkan kepada pimpinan bila mendapat info sekecil apapun,” ungkap Kapolda melalui Kabid Humas Kombes Adam Erwindi Minggu (28/3/2021).

Kabid Humas juga menyampaikan agar seluruh masyarakat Papua Barat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Polisi dalam hal ini para kapolres akan menjamin kegiatan ibadah masing-masing umat.

Masyarakat juga diminta dapat menginformasikan pada aparat kepolisian jika ada hal mencurigakan melalui panggilan darurat 110 atau sms pengaduan 08-1234-80-110.

Bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Makassar, Ahad pagi (28/3/2021). Potongan tubuh berserakan di lokasi.

Mabes Polri mengonfirmasi ada 14 korban luka dalam peristiwa bom bunuh diri itu. 14 korban terdiri dari para jemaat gereja dan seorang sekuriti.

“Korban luka terkena serpihan bom. Ada yang luka di leher, tangan, betis, bagian perut dan wajah,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, kepada wartawan, Minggu (28/3/2021).

Argo mengatakan para korban kini dirawat di rumah sakit. Sebagian di RS Stella Maris dan sebagian lagi dievakuasi ke RS Akademis.

Sekuriti yang menahan pelaku di pintu gerbang juga mengalami cedera. Ia terluka pada bagian perut, kaki dan betis akibat terkena serpihan dari jarak dekat.

“Sekuriti yang luka itu di bagian perut dan kepala. Dan yang ketiga di Stella Marris tadi ada luka-luka lecet tangan dan kaki, 3 orang di Stella Marris,” ujarnya.

Kemudian ada pula 7 korban yang dilarikan ke RS Akademis Makassar. Para korban itu terluka akibat terkena serpihan, korban mengalami luka di bagian betis dan ada pula yang mengalami luka di paha.

“Kemudian ada juga 4 orang di RS Pelamonia ini juga akibat serpihan, ini juga mengenai pada paha, betis, juga ada mata kaki yang kena serpihan-serpihan kemudian ada juga bagian muka. Jadi ada 14 ya korban, artinya yang sekarang masih dalam perawatan saat ini ditangani oleh dokter,” ujar Argo. (LPB3/red)

Latest news