Kamis, Oktober 28, 2021
26.3 C
Manokwari
26.3 C
Manokwari
Kamis, Oktober 28, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

143,299
Total Kematian
Updated on Thursday, 28 October 2021, 01:40 1:40 am
12,735
Total Kasus Aktif
Updated on Thursday, 28 October 2021, 01:40 1:40 am
4,241,809
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Thursday, 28 October 2021, 01:40 1:40 am

Gubernur Dominggus Bareng Beberapa Bupati Komitmen Bantu Pembangunan GKI Lahai Roi Mansinam

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan bersama sejumlah bupati menyampaikan komitmen untuk membantu pembangunan GKI Lahai Roi Mansinam. Para kepala daerah sepakat menyokong pendanaan gereja hingga rampung.

“Kondisi fisik gereja sudah tidak memungkinkan. Injil dimulai dari sini, kita akan bantu pembangunan gereja sampai selesai,” ujar Dominggus, Jumat (26/3/2021).

Menurut Dominggus, Pemprov Papua Barat akan memprogramkan dana dari tahun ke tahun guna membantu berbagai kegiatan keagamaan. Terutama denominasi gereja, khusunya GKI di Tanah Papua.

“Kita sedang dorong bakal-bakal klasis berdasarkan keputusan sidang sinode di Raja Ampat. Siap bantu bakal Klasis Abun, Sawiak, Glamoi, Tanah Tubuh, Hatam Oransbari, Ambaerbaken, Kebar, Hatam Moile Meah, Fak Fak, Kokas, termasuk gedung gereja dan gedung serba guna,” paparnya.

Dikatakan Dominggus, khusus untuk pembangunan gereja GKI Lahai Roi Mansinam, dari APBD 2021 pemprov akan mengalokasikan Rp 2 miliar, untuk tahap pertama. Ke depan, anggaran akan secara simultan digulirkan.

“Sebenarnya kata dia gereja tidak boleh minta-minta namun gereja ini adalah gereja pertama di pulau Papua. Tempat masuknya Injil pertama di Tanah Papua. Gereja ini akan jadi ikon di tanah Papua,” kata Dominggus.

Sementara itu Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan sebagai bupati yang baru dilantik Februari lalu, ia merasa terhormat diundang hadir di tempat itu. Karena itu ia juga menyampaikan komitmen membantu pembangunan gereja.

“Pemda Manokwari sambut baik dan komitmen tetap mendukung pembangunan gedung gereja ini. Karena gedung ini penghormatan kepada Tuhan, manusia dan sejarah Injil di tanah ini,” kata Hermus.

Ia menuturkan, Tuhan sudah memilih Mansinam sejak dahulu kala sebagai tempat peradaban Injil di tanah Papua lewat sendelling Ottow dan Geisler. Karenanya, membangun tanah Papua dan Papua Barat harus dimulai dari Mansinam.

“Kita gagal bangun Mansinam, maka kita juga gagal dalam pembangunan lainnya. Jadikan Manokwari sebagai kota peradaban di tanah Papua yang religius,” ucapnya.

Ada beberapa hal yang ingin disampaikan sebagai regulasi yang tetap sehingga eksistensi Mansinam baik di tanah Papua maupun NKRI. Rancangan Perdasus yang akan menetapkan status pulau Mansinam.

Kata Hermus, Mansinam sebagai altar Tuhan dan situs religi dunia. Ini juga objek wisata religi Papua yang harus dibangun dengan baik.

Karena gereja ini simbol/ikon desain, maka harus didiskusikan bagaimana konsep yang baik sehingga gedung gereja menjadi destinasi sesungguhnya bagi semua orang yang berkunjung ke Manokwari.

Disebutkan Hermus, pada APBD perubahan Pemkab Manokwari siap mengalokasikan Rp 1 miliar untuk mendukung pembangunan. Ia berharap ada koordinasi dengan panitia pembangunan agar lahir konsep yang luar biasa.

Sementara itu Bupati Pegunungan Arfak juga menyampaikan komitmen membantu dana awal sebesar Rp 50 juta. Begitu juga Bupati Manokwari Selatan siap membantu sebesar Rp 500 juta.

“Panitia silakan hubungi kami hari Senin di kantor Bupati Manokwari Selatan. Kami realisasikan bantuan untuk pembangunan gereja. Sebagai komitmen iman dari masyarakat Mansel mendukung pembangunan gedung gereja di Mansinam,” katanya.

Sementara itu, Bupati Yapen Waropen menyampaikan dukungan untuk pembangunan gereja. Ia menyebut, Injil masuk pertama kali di
Pulau Mansinam. Banyak kesaksian dari benih-benih yang telah tumbuh dan mekar.

Yapen Waropen sendiri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pulau beradaban di tanah Papua, yaitu pulau Mansinam. Karenanya Yapen akan membantu sebesar Rp 200 juta.

“Mudah-mudahan dana ini bisa bermanfaat bagi pembangunan gedung gereja baru,” kata Bupati.

Selain dari para bupati, ada juga sumbangan dari keluarga Dominggus Mandacan berupa 100 sak semen. (LPB2/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here