Senin, Agustus 2, 2021
26.1 C
Manokwari
26.1 C
Manokwari
Senin, Agustus 2, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

97,291
Total Kematian
Updated on Monday, 2 August 2021, 22:52 10:52 pm
523,164
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 2 August 2021, 22:52 10:52 pm
3,462,800
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 2 August 2021, 22:52 10:52 pm

Tak Lulus Seleksi, Puluhan Peserta Afirmasi Otsus Adukan Kejanggalan ke DPR PB

MANOKWARI,Linkpapua.com – Puluhan peserta seleksi Bintara Polri program afirmasi Otonomi Khusus (Otsus) Papua Barat Tahun 2021 mengadukan kejanggalan dalam rekrutmen Calon Polisi (Casis) Polda Papua Barat ke para pimpinan DPR Papua Barat, Kamis (17/6/2021).

Para putra-putri asli Papua itu mengemukakan keanehan yang mengakibatkan mereka dinyatakan tak lulus tahapan seleksi karena didiagnosa mengidap sakit bawaan. Diagnosa tersebut berbeda dengan hasil tes yang mereka lakukan di beberapa Rumah Sakit (RS) swasta di Manokwari.

“Saya tidak lulus tes kesehatan karena divonis punya riwayat sakit bawaan oleh tim kesehatan panitia. Ini aneh karena hasil tes kesehatan tidak sama dengan hasil tes yang dikeluarkan salah satu RS swasta yang melakukan diagnosa terhadap kondisi kesehatan saya. Apa yang salah,” ujar salah satu peserta wanita yang enggan disebutkan namanya.

Salah satu beberapa peserta lainnya yang dinyatakan tak lulus pun menunjukan hasil chek up kesehatan atas diri mereka masing-masing yang dilakukan disejumlah RS swasta. Mereka meminta kepada para pimpinan dewan untuk menangani kejanggalan tersebut.

“Saya langsung periksakan diri kembali disalah satu RS swasta di Manokwari waktu dinyatakan gugur tes kesehatan. Hasilnya, ternyata saya sehat dan tidak memiliki riwayat sakit bawaan,” ujar peserta lainnya sembari menunjukkan bukti hasil pemeriksaan dokter kepada pimpinan DPR Papua Barat.

Menanggapi keluhan itu, Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor mengatakan, aspirasi tersebut akan ditindak lanjuti melalui rapat internal lembaga. Pihaknya segera membentuk tim guna melakukan verifikasi kembali bagi peserta seleksi, khususnya terhadap anak-anak asli Papua yang dinyatakan tak lulus.

“Kami akan bentuk tim untuk kembali lakukan verifikasi. Saya kira ini perlu, karena saya sendiri juga sudah menerima laporan, kalau ada oknum-oknum peserta titipan. Ini pun akan kami verifikasi ke panitia dan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB),” kata Wonggor.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Barat Komisaris Besar Adam Erwindi mengatakan, proses rekrutmen bintara afirmasi Otsus telah berjalan sebagaimana prosedural yang berlaku dengan kebijakan afirmasi.

Dari total pendaftar awal sebanyak 4.449 orang. Jumlah Casis diterima sebanyak 1500 orang yang terdiri dari bintara Otsus Pria 1.400 dan 100 bintara Otsus wanita.

“Peserta tengah melaksanakan proses seleksi jasmani. Hingga saat ini, tersisa peserta casis bintara otsus OAP pria 2080, dan OAP wanita sebanyak 553 dengan total 2.633” ujar Erwindi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/6/2021).(LP7/red)

Latest news