Rabu, September 29, 2021
27.8 C
Manokwari
27.8 C
Manokwari
Rabu, September 29, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

141,709
Total Kematian
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am
38,652
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am
4,211,460
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am

Pangdam XVIII/Kasuari: 2 Pelaku Diamankan Akui Terlibat Penyerangan di Maybrat

MANOKWARI, Linkpapua.com- Aparat gabungan TNI-Polri telah mengamankan dua pelaku terduga penyerangan di Posramil TNI Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan (Afsel), Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Dalam penyerangan yang terjadi pada Kamis dini hari (2/9/2021) sekitar pukul 04.00 WIT itu, menyebabkan tewasnya 4 personel TNI.

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Nyoman Cantiasa, menyebutkan kedua pelaku sudah mengakui perbuatannya. “Dari hasil pengejaran kami sudah amankan dua pelaku yang terlibat dalam penyerangan itu. Keduanya juga sudah mengakui perbuatannya,” kata Cantiasa, Jumat (3/9/2021), saat melepas jenazah anggota TNI yang menjadi korban.

Saat ini, kata Cantiasa, tengah dilakukan pemeriksaan lanjutan. “Sekarang masih terus dilakukan proses pemeriksaan guna pengembangan lebih lanjut dengan pihak kepolisian,” ucapnya.

Baca juga:  Kutuk Penyerangan Prajurit TNI di Maybrat, Bupati Manokwari: Basmi Kelompok Teroris Ini!

Dikatakan mantan Danjen Kopassus tersebut, kelompok yang ditengarai sebagai pelaku penyerangan memang selama ini menebar ancaman.

“Mereka memang selalu mengancam pemerintah. Saya mengajak agar sesama anak bangsa dan anak negeri saling membangun termasuk dari pemerintah. Terutama program pendidikan agar ke depannya bisa lebih sukses. Saat ini kelompok-kelompok yang melakukan penyerangan yang masih berada di hutan agar segera sadar,” tegas Pangdam.

Anggota TNI yang menjadi korban penyerangan akan dikirim ke daerahnya masing-masing untuk dimakamkan. Selain menyebabkan gugurnya 4 anggota TNI, serangan tersebut juga melukai 2 anggota TNI lainnya.

Kondisi terkini Maybrat dalam keadaan kondusif. Dijelaskan bahwa pos tersebut sudah berdiri sejak 2019. Pangdam juga meminta agar masyarakat tetap tenang pascainsiden ini. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here