25.9 C
Manokwari
Selasa, Juni 18, 2024
25.9 C
Manokwari
More

    Hari Otda Ke-28 di Bintuni, Pemerintah Didorong Gulirkan Program Tepat Sasaran

    Published on

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com – Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-28 digelar di halaman Kantor Bupati Teluk Bintuni, Kamis (25/4/2024). Hari Otda tahun ini mengambil tema Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat.

    Plt Sekda Teluk Bintuni Frans N Awak dalam amanatnya menyampaikan, tema tersebut dipilih untuk memperkokoh komitmen dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup secara berkelanjutan di tingkat lokal. Selain itu, untuk menciptakan model ekonomi yang ramah lingkungan guna mewujudkan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

    Baca juga:  Ditlantas Polda Papua Barat Raih Penghargaan di 2 Kategori

    “Perjalanan kebijakan otonomi daerah selama lebih dari seperempat abad menjadi momentum tepat untuk memahami kembali arti, filosofi, dan tujuan dari otonomi daerah. Otonomi daerah diarahkan untuk mencapai dua tujuan utama, yaitu tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi,” jelasnya.

    Menurut Frans, tujuan kesejahteraan mengedepankan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan ekonomis serta pengelolaan sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan. Sementara tujuan demokrasi menciptakan masyarakat yang bertanggung jawab dan terlibat dalam proses pembangunan daerah.

    Baca juga:  Hadiri HUT Golkar, Paulus Waterpauw Diarak Keliling Kota Kaimana

    Selain itu, ia juga menggarisbawahi bahwa setelah 28 tahun berlalu, otonomi daerah telah memberikan dampak positif, seperti peningkatan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pendapatan Asli Daerah (PAD), dan kemampuan fiskal daerah. Namun, tantangan masih ada, terutama terkait peningkatan kualitas pelayanan publik, penurunan angka kemiskinan, dan pelestarian lingkungan.

    Baca juga:  Kepastian Rencana Proyek Petrokimia, 3 Kementerian Kunjungi Teluk Bintuni

    “Dalam konteks ini, pemerintah daerah diharapkan untuk terus melakukan evaluasi dan memastikan bahwa program-program pembangunan yang disusun tepat sasaran, efektif, dan efisien. Selain itu, implementasi pengembangan wilayah perlu dilakukan melalui pendekatan kebijakan yang berkelanjutan dan pelestarian lingkungan untuk menciptakan ekonomi hijau yang berkelanjutan,” paparnya.(LP5/Red)

    Latest articles

    Pj Gubernur Ali Baham Jadi Khatib Salat Id di Manokwari, Serukan...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com - Pj Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, salat Idul Adha 1445 H/2024 M bersama ribuan jemaah di lapangan Kodim 1801/Manokwari, Senin...

    Alumni Yapis Manokwari Sumbang 1 Ekor Sapi

    More like this

    Pj Gubernur Ali Baham Jadi Khatib Salat Id di Manokwari, Serukan Keteladanan Nabi Ibrahim

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Pj Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, salat Idul Adha 1445...

    Kurban di Masjid Nurul Qolbi Manokwari, Momen Pererat Silaturahmi Umat Beragama

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Jemaah Masjid Nurul Qolbi Amban Permai, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, melaksanakan...

    Alumni Yapis Manokwari Sumbang 1 Ekor Sapi

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Alumni Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) Manokwari menyalurkan hewan kurban berupa sapi di sekolah...