Selasa, September 21, 2021
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Selasa, September 21, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

140,805
Total Kematian
Updated on Tuesday, 21 September 2021, 22:07 10:07 pm
52,447
Total Kasus Aktif
Updated on Tuesday, 21 September 2021, 22:07 10:07 pm
4,195,958
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Tuesday, 21 September 2021, 22:07 10:07 pm

72 Casis Polwan Polda Papua Barat Blokade Perempatan Sanggeng, Tuntut Masuk Kuota Tambahan

MANOKWARI, Linkpapua.com- Sebanyak 72 calon siswa Polisi Wanita (Polwan) yang dinyatakan belum lolos seleksi Bintara Otsus 2021 Polda Papua Barat menggelar aksi demo di perempatan Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Senin (30/8/2021).

Aksi mereka didukung organisasi kelompok Cipayung dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manokwari, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Dalam aksinya, calon Polwan dan para aktivis mendesak Gubernur Papua Barat dan Kapolda Papua Barat agar memperhatikan 72 calon Polwan agar diakomodasi masuk dalam kuota tambahan 84 yang diwacanakan.

Ketua GMNI Cabang Manokwari, Silas Kalasuat, menegaskan aksi yang dilakukan merupakan kepentingan generasi emas di Papua Barat. Ke-72 calon Polwan ini berasal dari seluruh kabupaten/kota di Papua Barat. Sejak pengumuman akhir hasil seleksi, mereka masih bertahan di Manokwari.

Baca juga:  Ditangkap di Makassar, Polda Papua Barat Ungkap 4 Pelaku Curat Nasabah Bank

“Kami hanya minta kepada Gubernur dan Kapolda, ke-72 casis Polwan ini harus diakomodir dalam kuota tambahan. Jangan ada yang kurang,” tegasnya. Jika hal itu tidak diindahkan, para aktivis kampus ini mengancam akan menggelar aksi yang besar.

Aksi demo ini menampilkan calon siswa Bintara Polri membentangkan bendera merah putih dengan membentuk formasi berbentuk huruf U dipandu mobil komando yang di dalamnya terdapat aktivis HMI, GMNI, dan PMII. Aksi tersebut menyebabkan akses Jalan Yos Sudarso tidak bisa dilintasi kendaraan. (LP2/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here