27.5 C
Manokwari
Senin, Mei 27, 2024
27.5 C
Manokwari
More

    2023, Pemkab Bintuni Hentikan Rekrut Honorer

    Published on

    BINTUNI, Linkpapua.com – Pemkab Teluk Bintuni akan menghentikan perekrutan tenaga honorer mulai 2023. Seluruh honorer yang terdata resmi saat ini diharapkan terserap menjadi ASN pada formasi mendatang.

    “Kepada pimpinan OPD saya minta tidak ada penambahan honorer lagi. Kalau ada yang nambah bayar sendiri (honornya). Jangan karena diberikan kesempatan lalu kita seenaknya,” ujar Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw, saat memimpin apel gabungan ASN, Senin (22/11/2021).

    Menurut Kasihiw, jumlah honorer sudah cukup besar. Bahkan telah melampaui kuota. Karena itu honorer yang terdata saat ini diharapkan tidak bertambah lagi.

    Kepada Dinas Pendidikan diminta melakukan seleksi penerimaan guru-guru honorer secara objektif. Kasihiw tidak ingin rekrutmen honorer ini terus menuai polemik.

    Baca juga:  Muhammadiyah Milad ke-109, Gelar Jalan Santai, Vaksinasi dan Bagi SIM Gratis

    “Jangan ada masalah lagi. Nanti ujung-ujungnya bupati lagi yang disalahkan. Padahal kan ini tanggung jawab teknis kepala OPD. Saudara diangkat jadi kepada OPD kan untuk membantu saya menyelesaikan masalah. Anda itu adalah bagian dari problem solving yang harus mampu menyelesaikan masalah. Nggak perlu sampai bupati lagi yang menyelesaikan persoalan begitu,” ujarnya.

    Kasihiw mengatakan, tidak dibolehkannya lagi penerimaan honorer di 2023 sesuai dengan surat dari Menpan RB. Sebab diharapkan formasi CPNS 2021 para honorer sebagian besar sudah terserap jadi ASN.

    Seluruh kepala daerah dan Kanreg BKN Papua Barat juga sudah sepakat mendorong kembali kebijakan rekrutmen program K2. Kalau ini berlaku akan ada sekitar 200 orang bisa terangkat. Ini belum termasuk P3K non-guru.

    Baca juga:  Investasi Rp30 Triliun, PT Pupuk Kaltim Akan Bangun Pabrik di Papua Barat

    Dalam formasi nanti akan diberi prioritas juga pada penyuluh pertanian. Jika semua ini berjalan sesuai rencana, otomatis akan ikut mengurangi jumlah honorer pemda.

    “Semua upaya kita lakukan baik secara kedinasan maupun lobi-lobi politik. Kita lakukan agar semua itu bisa diakomodir,” jelas Kasihiw.

    25% Pejabat Belum Setor LHKPN

    Petrus Kasihiw mengatakan saat ini baru sekitar 75% pejabat daerah Bintuni yang menyetor Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Artinya masih ada 25% yang menyetorkannya.

    “Padahal LHKPN itu wajib. Itu adalah bentuk kepatuhan kita pada peraturan perundang-undangan. Sbagai pejabat aparatur sipil negara wajib untuk melaporkanlll harta kekayaan,” tegas Kasihiw.

    Baca juga:  Mobilitas Penduduk Tinggi, Teluk Bintuni Gencarkan Upaya Eliminasi Malaria

    Ia menekankan agar LHKPN ini menjadi perhatian. Kasihiw mengatakan, LHKPN harus dilaporkan setiap tahun. Di setiap akhir tahun dan paling telat Maret 2022.

    Kasihiw juga menyinggung soal variabel MCP. Ia menyebut ada beberapa OPD yang capaian MCP masih nol. Ia mengingatkan agar ini segera diselesaikan.

    “Iya segera diselesaikan sebelum saya ambil tindakan. Karena kita ini masih posisi 8 dari 12 kabupaten dan 1 kota. Padahal apa yang kurang. Sebenarnya kita itu bisa bergerak lebih cepat. Karena itu saya minta inspektorat bekerja lebih sigap lagi. Kuncinya kan ada di sana. Inspektorat,” tandasnya. (LP5/Red)

    Latest articles

    Paulinus Kora Paparkan Visi dan Misi sebagai Bacabup Sorsel di DPP...

    0
    JAKARTA, LinkPapua.com - Paulinus Kora, yang dikenal dengan panggilan Kaka Paulinus Kora (KPK), memaparkan visi dan misinya sebagai bakal calon bupati (bacabup) Sorong Selatan...

    More like this

    Paulinus Kora Paparkan Visi dan Misi sebagai Bacabup Sorsel di DPP PKB

    JAKARTA, LinkPapua.com - Paulinus Kora, yang dikenal dengan panggilan Kaka Paulinus Kora (KPK), memaparkan...

    Tersangka Korupsi Dinas Perumahan Papua Barat Ditangkap Tim Tabur di Bantaeng  

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Papua Barat berhasil menangkap tersangka DAW,...

    Pekan Imunisasi Polio 2024, Papua Barat Targetkan 85.718 Anak

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Pj Ketua TP PKK Provinsi Papua Barat, Siti Mardiana Temongmere, menghadiri...