Rabu, Desember 7, 2022
25.4 C
Manokwari
25.4 C
Manokwari
Rabu, Desember 7, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Pemkab Tambrauw Genjot Peningkatan Produksi Komoditas Unggulan di Sektor Pertanian

TAMBRAUW, Linkpapua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tambrauw melalui Dinas Pertanian (Distan) pada 2022 ini mengupayakan peningkatan produksi komoditas unggulan di sektor pertanian.

“Komoditi unggulan yang kami anggap mampu meningkatkan produksi pertanian daerah Tambrauw diperkuat oleh pemerintah, seperti produksi minyak kelapa alam dan nilam,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Urusan Produksi dan Komoditi Distan Tambrauw, Cosmas Aibesa, melalui rilis yang diterima Linkpapua.com, Kamis (13/10/2022).

Cosmas mengatakan. petani produksi di Tambrauw, khususnya Distrik Sausapor, tetap produktif meski saat masa pandemi Covid-19. Pihaknya pun meminta agar petani lebih giat dalam meningkatkan produksi pertanian.

Dia menjelaskan, produk-produk pertanian Tambrauw memiliki kualitas yang sangat baik. Bahkan, sudah dapat bersaing dengan produk pertanian di luar daerah Papua Barat.

Baca juga:  HUT Ke-14 Kabupaten Tambrauw, Aktivis Minta Pengakuan Hak Masyarakat Adat dan Konservasi
Baca juga:  Masyarakat Arfak Ancam Tutup Perkantoran Sampai 11 Distrik Dikembalikan

“Produksi pertanian yang diunggulkan, yakni minyak kelapa alam dan nilam. Tahun 2022 ini Kabupaten Tambrauw berhasil menyuplai 9.000 benih kelapa alam dan nilam. Masing-masing Kabupaten Raja Ampat mendapat 4.000 benih dan Kabupaten Sorong mendapatkan 5.000 benih,” beber Cosmas.

Tidak hanya produksi benih kelapa alam dan nilam. Tambrauw mengekspor dua ton minyak produksi lokal ke Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Harapan kami semoga Pemerintah Kabupaten Tambrauw dapat menyediakan anggaran untuk produksi selanjutnya. Ini harapan masyarakat Tambrauw,” ujarnya

Berdasarkan data IQFAST, volume ekspor komoditas perkebunan yang melalui Provinsi Papua Barat dari Januari hingga September 2022 mencapai 1.423.478 ton, yakni meningkat 52,32 persen dibandingkan dengan tahun periode 2020-2021. (*/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here