25.9 C
Manokwari
Selasa, Juni 25, 2024
25.9 C
Manokwari
More

    Inisiatif Perkumpulan Panah Papua, Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Produksi Sagu Cookies

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Masyarakat di Kampung Yakati di Distrik Wamesa, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, berhasil menghasilkan produk berbasis sagu yang berpotensi menggebrak pasar nasional.

    Proyek inovatif yang dikenal dengan nama Sagu Cookies ini digerakkan Perkumpulan Panah Papua, salah satu ormas setempat, bersama masyarakat lokal sejak 2021 dan sekarang menunjukkan hasil yang menjanjikan.

    Dibuat dari bahan utama sagu dan gula aren, mentega, vanili, serta kelapa, produk ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya kental.

    Baca juga:  Dinas PUPR Papua Barat Bangun 144 Fasilitas MCK Atasi Pencemaran Lingkungan

    Kansius Kosai, pendamping Bumdes Yakati di Distrik Wamesa, menyatakan produksi saat ini masih terbatas dan baru bekerja sama dengan kompleks-kompleks di wilayah tersebut.

    Meskipun dukungan dari pemerintah baru mulai terasa pada akhir 2023, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengoptimalkan potensi produk ini.

    “Untuk mengembangkan produksi dan distribusi kukis sagu ini, dukungan dari pemerintah daerah dan nasional sangat diperlukan,” kata Kosai kepada LinkPapua.com, Jumat (10/5/2024).

    Menurutnya, dukungan yang lebih besar dari berbagai pihak, termasuk legislatif, dapat membuka pintu bagi produk ini untuk menjadi komoditas unggulan dari Papua Barat.

    Baca juga:  Polisi Sebut Hasil Olah TKP Belum Simpulkan Penyebab Kebakaran Pasar Wosi

    Ketua Perkumpulan Panah Papua, Sulfianto Alias, menegaskan pentingnya dukungan dari segala sektor untuk mendorong produk berbasis sagu ini. Dia berharap proyek ini akan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Papua.

    “Kami membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. Produk ini memiliki potensi besar untuk mengubah ekonomi lokal dan memberdayakan masyarakat,” kata Sulfianto.

    Inisiatif ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sektor pangan lokal di Papua Barat. Dengan pengembangan yang tepat, Sagu Cookies dari Teluk Bintuni berpotensi menjadi ikon baru yang akan memperkenalkan daerah ini secara lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Baca juga:  Tinjau Vaksinasi di Raja Ampat, Kapolda PB Dorong Antusiasme Warga

    Roy Marthen Masyewi, anggota Perkumpulan Panah Papua, menambahkan bahwa pembentukan Bumdes untuk mengembangkan komoditas sagu di Kampung Yakati merupakan langkah yang sangat penting.

    Dia menekankan perlunya dorongan regulasi daerah tentang pangan lokal untuk memberikan landasan hukum bagi pembangunan ekonomi lokal berkelanjutan.(LP5/Red)

    Latest articles

    Antisipasi Pemilih Ganda, Disdukcapil Manokwari Perketat Proses Coklit

    0
    MANOKWARI,Linkpapua.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Manokwari akan memaksimalkan proses pencocokan dan penelitian (coklit) kependudukan untuk Pilkada 2024. Coklit akan dilakukan secara akurat...

    More like this

    Antisipasi Pemilih Ganda, Disdukcapil Manokwari Perketat Proses Coklit

    MANOKWARI,Linkpapua.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Manokwari akan memaksimalkan proses pencocokan dan penelitian...

    Jelang Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Papua Barat Gelar Upacara Tabur Bunga dan Ziarah Laut 

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Papua Barat melaksanakan upacara ziarah dan...

    Puluhan Guru SD Datangi Kantor Bupati Manokwari, Pertanyakan Pembayaran ULP

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Puluhan guru Sekolah Dasar (SD) di Manokwari pada Senin (24/6/2024) siang mendatangi...