Selasa, September 21, 2021
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Selasa, September 21, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

140,805
Total Kematian
Updated on Tuesday, 21 September 2021, 23:07 11:07 pm
52,447
Total Kasus Aktif
Updated on Tuesday, 21 September 2021, 23:07 11:07 pm
4,195,958
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Tuesday, 21 September 2021, 23:07 11:07 pm

Papua Barat Mulai Suntikkan Vaksin Booster untuk Nakes

MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemerintah Provinsi Papua Barat mulai menyuntikkan vaksin booster Covid-19 jenis Moderna kepada sumber daya manusia (SDM) kesehatan atau tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Manokwari. Penyuntikan dipusatkan di di Rumah Sakit Provinsi Papua Barat.

Vaksin booster Covid-19 diberikan secara simbolis selama dua hari dengan sasaran nakes dari Dinas Kesehatan Papua Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, dan para nakes di tumah sakit dan puskesmas.

“Ini kick off, artinya kita baru pencanangan hari ini dan besok kita kumpul teman-teman dari nakes kabupaten, puskesmas, Dinkes Provinsi semuanya digabung agar secara simbolis disuntik vaksin booster,” kata Direktur Rumah Sakit Papua Barat, dr. Arnold Tiniap, Senin (9/8/2021).

Setelah dua hari pencanangan terpusat, kemudian akan diikuti penyuntikan di masing-masing fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit atau puskesmas bagi para nakes bahkan diikuti kabupaten dan kota lain di Papua Barat

Baca juga:  Pasang Stiker-Pin "Saya Sudah Divaksin", Pemkab Manokwari Sasar 2 Hotel dan MCM

“Booster ini merupakan vaksinasi ketiga yang khusus diberikan bagi tenaga kesehatan,” tuturnya.

Secara keseluruhan, nakes di Papua Barat mencapai sekitar 9 ribu orang. Untuk mendapatkan vaksin booster perlu dilihat beberapa syarat. Paling utama bagi mereka yang telah mendapat dosis kedua vaksin Sinovac.

Arnold mengungkap, alasan hanya tenaga medis yang mendapat vaksin booster jenis Moderna. Sebab, mereka berisiko terpapar Covid-19. Pemerintah telah menyiapkan vaksin Moderna dosis pertama dan kedua.

Arnold juga berbicara soal kelebihan booster dibanding vaksin yang lain. “Kalau kita lihat dari beberapa laporan bahwa terjadi penurunan antibodi sehingga dibutuhkan memang dosis tambahan,” ungkapnya.

“Moderna dia memiliki efikasi mencapai 94,1 persen sehingga mereka yang memiliki imun sudah turun karena waktu itu mendapat dosis pertama dan kedua Sinovac, maka dengan pemberian dosis ketiga atau booster imunitas akan naik,” terangnya. (LP2/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here