26.5 C
Manokwari
Rabu, Juli 24, 2024
26.5 C
Manokwari
More

    Papua Barat Mulai Suntikkan Vaksin Booster untuk Nakes

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemerintah Provinsi Papua Barat mulai menyuntikkan vaksin booster Covid-19 jenis Moderna kepada sumber daya manusia (SDM) kesehatan atau tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Manokwari. Penyuntikan dipusatkan di di Rumah Sakit Provinsi Papua Barat.

    Vaksin booster Covid-19 diberikan secara simbolis selama dua hari dengan sasaran nakes dari Dinas Kesehatan Papua Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, dan para nakes di tumah sakit dan puskesmas.

    “Ini kick off, artinya kita baru pencanangan hari ini dan besok kita kumpul teman-teman dari nakes kabupaten, puskesmas, Dinkes Provinsi semuanya digabung agar secara simbolis disuntik vaksin booster,” kata Direktur Rumah Sakit Papua Barat, dr. Arnold Tiniap, Senin (9/8/2021).

    Baca juga:  Pencanangan Dihadiri Gubernur Papua Barat, 422 Ibu Hamil Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

    Setelah dua hari pencanangan terpusat, kemudian akan diikuti penyuntikan di masing-masing fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit atau puskesmas bagi para nakes bahkan diikuti kabupaten dan kota lain di Papua Barat

    Baca juga:  Kini Capai 37,3 Persen, Pemprov Papua Barat Percepat Vaksinasi untuk Herd Immunity

    “Booster ini merupakan vaksinasi ketiga yang khusus diberikan bagi tenaga kesehatan,” tuturnya.

    Secara keseluruhan, nakes di Papua Barat mencapai sekitar 9 ribu orang. Untuk mendapatkan vaksin booster perlu dilihat beberapa syarat. Paling utama bagi mereka yang telah mendapat dosis kedua vaksin Sinovac.

    Arnold mengungkap, alasan hanya tenaga medis yang mendapat vaksin booster jenis Moderna. Sebab, mereka berisiko terpapar Covid-19. Pemerintah telah menyiapkan vaksin Moderna dosis pertama dan kedua.

    Baca juga:  Pangdam XVIII/Kasuari Ajak Masyarakat "Persenjatai" Tubuh dengan Vaksin Covid-19

    Arnold juga berbicara soal kelebihan booster dibanding vaksin yang lain. “Kalau kita lihat dari beberapa laporan bahwa terjadi penurunan antibodi sehingga dibutuhkan memang dosis tambahan,” ungkapnya.

    “Moderna dia memiliki efikasi mencapai 94,1 persen sehingga mereka yang memiliki imun sudah turun karena waktu itu mendapat dosis pertama dan kedua Sinovac, maka dengan pemberian dosis ketiga atau booster imunitas akan naik,” terangnya. (LP2/red)

    Latest articles

    Perkenalkan Inovasi Srikandi: Pemprov PB Menuju Layanan Arsip Digital

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat memperkenalkan inovasi berbasis digital bernama Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau Srikandi. Srikandi...

    MANIS Siap Berkompetisi di Pilkada Mansel

    More like this

    Perkenalkan Inovasi Srikandi: Pemprov PB Menuju Layanan Arsip Digital

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat memperkenalkan inovasi berbasis digital...

    Wujudkan Pelayanan Pertanian, BSIP Papua Barat Gelar Public Hearing

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Balai Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Provinsi Papua Barat menggelar public hearing...

    BSIP Siap Bantu Perbaikan Mutu Komoditas Impor di Papua Barat

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Kelapa Balai Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Papua Barat Aser Rouw mengatakan,...