Selasa, Januari 31, 2023
25.2 C
Manokwari
25.2 C
Manokwari
Selasa, Januari 31, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Ketua Tim 315 Buka Suara Usai Palang Kantor Gubernur: Hak Kami Belum Dibayar

MANOKWARI, LinkPapua.com – Ketua Tim 315 Papua Barat, Obet Arik Ayok Rumbruren, mengatakan pemalangan yang dilakukan anggota Tim 315 adalah buntut dari belum dibayarkannya dana hibah dalam empat tahun terakhir. Ia menyesalkan tidak adanya itikad Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat untuk menyelesaikannya.

“Ini adalah bentuk protes atas bantuan-bantuan dan dana hibah yang sudah empat tahun ini belum dibayarkan. Hak-hak kami tidak dibayar sejak masa kepemimpinan Bapak Gubernur Dominggus Mandacan sampai sekarang Paulus Waterpauw ini,” ungkap Obet saat dikonfirmasi, Rabu (7/12/2022).

Obet mengatakan, selaku Ketua Tim 315, ia tidak bisa menyalahkan anggotanya yang melakukan pemalangan di Kantor Gubernur. Menurutnya, mereka menuntut hak yang belum diselesaikan Pemprov.

Baca juga:  Manokwari Segera Miliki Ruang Terbuka Publik
Baca juga:  Pemprov Papua Barat Akan Terapkan Scan Peduli Lindungi bagi ASN

“Pemberian hak-hak Tim Dekrit 315 ini semasa kepemimpinan almarhum Abraham Oktovianus Ataruri ini selalu dilaksanakan,” ucapnya.

Obet mempertanyakan mengapa pada masa kepemimpinan Dominggus Mandacan dan Paulus Waterpauw, bantuan-bantuan itu tak direspons.

“Kami harap Gubernur siapkan waktu untuk bertemu dengan Tim 315, karena tanpa perjuangan Tim 315 untuk menghadirkan Provinsi Papua Barat maka provinsi ini tidak akan ada,” tandasnya.

Obet mengemukakan, Penjabat Gubernur perlu mendengarkan permasalahan yang dihadapi Tim 315.

“Kita perlu duduk bersama agar Gubernur bisa dengar langsung apa yang menjadi permasalahan Tim 315,” imbuhnya. (*/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here