24.5 C
Manokwari
Jumat, Juli 19, 2024
24.5 C
Manokwari
More

    Ada Simpatisan PMK2 Dianiaya, Bupati Kasihiw Marah Besar

    Published on

    BINTUNI,Linkpapuabarat.com – Informasi kurang mengenakan datang dari simpatisan pendukung PMK2, saat konvoi mereka dihalau aparat kepolisian di Taman Kota Teluk Bintuni, Rabu (9/12/2020). Dua orang simpatisan dikabarkan dianiaya oknum polisi dari kejadian ini.

    Bupati Teluk Bintuni, Pietrus Kasihiw, yang juga sebagai calon petahana ternyata marah besar akan kejadian tersebut. Ia langsung bergegas dari kediamannya di Bumi Saniari Distrik Manimeri SP 3, menuju lokasi kejadian.

    Baca juga:  Jangkau Wilayah Terjauh, KPU Teluk Bintuni Distribusikan Logistik Pakai Heli

    “Saya akan buat laporan atas insiden ini agar oknum pelaku diperiksa. Kalau Polres Bintuni tidak menindaklanjuti, saya akan lapor ke Polda, kalau perlu sekalian ke Mabes Polri,” tegas Petrus Kasihiw.

    Insiden pemukulan simpatisan PMK2 Jilid2 terjadi saat massa dari Kampung Idut Distrik Manimeri, menggelar konvoi ke arah kota. Mereka kemudian dihalau aparat kepolisian di Taman Kota dan diarahkan untuk kembali ke SP.

    Baca juga:  Tinjau Langsung Perjuangan di Kampung Idoor, Tim Wasev Apresiasi Tinggi Satgas TMMD

    Dari rekaman video yang beredar, saat massa sudah berputar arah, sejumlah oknum polisi memukul dengan pentungan. Akibatnya, dua pendukung PMK2, FM dan FW mengalami luka lebam di kepala.

    “Menghalau massa bisa dikomunikasikan dengan baik. Polisi hadir untuk mengayomi, bukan menghakimi,” tegas Piet lagi.

    Alumni UGM Jogyakarta ini menilai aparat kepolisian seakan berat sebelah, dalam pengamanan Pilkada Bintuni. Faktanya, tidak ada tindakan apa pun dari polisi saat pendukung Ali Ibrahim Bauw-Yohanis Manibuy (AYO) menggelar konvoi.

    Baca juga:  Hari Santri di Teluk Bintuni: Komitmen 'Jihad' pada Pendidikan dan Ekonomi

    “Harus netral, kalau memang dilarang konvoi, semua dilarang, bukan hanya pendukung PMK2 saja yang dilarang, apalagi sampai terjadi tindak kekerasan,” tegasnya.

    Protes ini juga disampaikan langsung kepada Kapolres Teluk Bintuni, saat keduanya bertemu di depan jalan SD-SMP Terpadu, Rabu malam.

    Sementara kedua korban dibawa ke RSUD Teluk Bintuni, untuk mendapat Visum et Repertum. (LPB5/red)

    Latest articles

    Polda Papua Barat Terjunkan Ratusan Personel dalam Operasi Mantap Praja Mansinam...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dalam operasi Mantap Praja Mansinam I, Polda Papua Barat akan mengirimkan personelnya di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD). Operasi...

    More like this

    Bendahara Panitia Pembangunan Masjid At-Taqwa Bintuni Dilapor Gelapkan Dana Hibah Rp794 Juta

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com-Ketua panitia pembangunan Masjid At-Taqwa Teluk Bintuni, Ganem Seknun melaporkan bendaharanya ke Polres...

    Sosialisasi Dimulai, Pansel DPRK Bintuni Harap LMA Selektif Pilih 3 Figur

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota DPRK Teluk Bintuni periode 2024-2029...

    Timsel Tetapkan Jadwal Seleksi Calon Anggota DPRK Bintuni, ini Tahapannya

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com- Panitia seleksi calon anggota DPRK Teluk Bintuni jalur otsus periode 2024-2029 resmi...