Rabu, Desember 7, 2022
25.2 C
Manokwari
25.2 C
Manokwari
Rabu, Desember 7, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

2023, Pemkab Manokwari Target Dirikan Lagi Satu BUMD Baru

MANOKWARI, LinkPapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyampaikan pemerintah daerah akan kembali mendirikan sebuah Badan Usaha Milik daerah (BUMD). BUMD ini akan bergerak multisektor, terutama pada pengembangan perikanan.

“BUMD yang akan kita bentuk ini tidak lain bertujuan untuk mendukung kemandirian dan fiskal daerah. Kita harapkan BUMD ini menjangkau sektor-sektor unggulan kita,” kata Hermus saat pemaparan hasil kajian analisis kebutuhan daerah dan kelayakan BUMD di ruang kerja Bupati Manokwari, Selasa (22/11/2022).

Menurut Hermus, pembentukan BUMD sejalan dengan amanat Undang-Undang (UU) Otonomi Khusus (Otsus). Tiap daerah harus bisa secara mandiri membiayai rumah tangganya dengan mengandalkan kemampuan yang dimiliki, baik dari aspek ekonomi maupun fiskal dan keuangan daerah.

“Mendirikan BUMD adalah sebuah strategi untuk mewujudkan Manokwari yang mandiri dari sisi ekonomi dan fiskal,” terangnya.

Baca juga:  Bupati Manokwari Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan di Lingkungan Masing-masing
Baca juga:  Dibuka Sekda Manokwari, Kelurahan Padarni Gelar Berbagai Lomba Agustusan

Hermus menambahkan, BUMD ini ditergetkan beroperasi secara produktif pada 2023. BUMD ini akan bergerak pada sektor perikanan, terutama perikanan tangkap dan juga perikanan budi daya.

“Ini akan menjadi fokus kita. Agar ke depan sektor perikanan akan bergerak mendorong kemandirian daerah dan produktif,” paparnya.

Selain itu, BUMD juga diharapkan mampu melakukan pengelolaan pasar, terutama Pasar Sanggeng dan Pasar Wosi yang akan dibangun dalam waktu dekat. Dua pasar ini akan berada dalam pengelolaan BUMD.

Begitu juga dengan pengelolaan sampah yang dihasilkan dari Kota Manokwari. Dari dua pasar ini bisa dikelola dengan baik dan bernilai ekonomi bagi pembangunan.

“Terutama retribusi sampah bisa mengisi kapasitas fiskal daerah,” tutur Hermus. (LP8/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here