Rabu, Agustus 4, 2021
25.3 C
Manokwari
25.3 C
Manokwari
Rabu, Agustus 4, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

98,889
Total Kematian
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 04:17 4:17 am
524,142
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 04:17 4:17 am
3,496,700
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 4 August 2021, 04:17 4:17 am

Peninjauan Selesai, Tim Wasev Sterad Mabes TNI AD Puji TMMD di Kampung Idoor

BINTUNI, Linkpapua.com- Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI dan Kodam XVIII/Kasuari telah selesai meninjau lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Kampung Idoor, Distrik Wamesa, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Selasa (6/7/2021).

Ketua Tim Wasev Sterad, Kolonel Kav Siswono, mengatakan hasil peninjauan langsung menyimpulkan program TMMD di Kampung Idoor sudah sesuai harapan markas besar TNI AD. Dia pun memuji semua program yang dikerjakan.

“Sudah masuk kriteria yang diharapkan. Tujuannya yaitu untuk membantu unsur-unsur aspek pertahanan. Pertahanan bukan berarti perang ya, tapi pembangunan masyarakat, pembangunan ekonomi, dan jalan yang dibuat. Contohnya itu kan ada fasilitas kesehatan yang terbengkalai diharapkan dengan adanya jalan itu proses pembangunan puskesmas itu akan dilanjutkan,” kata Kolonel Kav Siswono.

Siswono mengatakan, program penyediaan air bersih dengan membangun jaringan pipa dari mata air hingga ke rumah-rumah sangat bermanfaat bagi warga. Sebab, di Kampung Idoor sangat terbatas tersedianya air bersih bagi warga.

Baca juga:  Puskesmas Kampung Idoor Ikut Bantu Sukseskan TMMD Ke-111 Teluk Bintuni

“Tanpa disalurkan dengan baik, sayang air yang ada dari gunung itu tidak terpakai dengan baik. Kemudian setelah dibuatkan instalasi air dan diterima oleh masyarakat, berarti masyarakat sudah belajar hidup sehat,” bebernya.

Sementara itu, terkait pembangunan juga rumah sudah memenuhi unsur standar kesehatan dan standar estetika.

“Sudah sesuai program dari angkatan darat yang dulu, program jambanisasi, di mana mengajarkan kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sehat, jadi rumah yang dibuat sudah sangat mendukung dari segi kesehatan, dari segi estetika juga sudah sangat bagus,” katanya lagi.

Meskipun demikian, kata Siswono, diakui kondisi Kampung Idoor yang ada di pedalaman menjadi kendala dalam perputaran ekonomi warganya. Sampai saat ini masih ada proses barter hasil kebun di antara warga.

Diharapkan dengan adanya hasil TMMD ini, pemerintah daerah terus melanjutkan program pembangunan jalan dan lain-lain sehingga secara tidak langsung mampu meningkatkan pendapatan ekonomi warga. (LP5/red)

Latest news