Sabtu, Januari 28, 2023
27 C
Manokwari
27 C
Manokwari
Sabtu, Januari 28, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Mayoritas Fraksi di DPRD Manokwari Ingin Jumlah Dapil Tetap Mengacu Pileg 2019

MANOKWARI, Linkpapua.com – DPRD Manokwari menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPU Manokwari, Kamis (15/12/2022). RDP tersebut berkaitan dengan rancangan daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2024.

Ketua KPU Manokwari Applena Rumakieuw, di hadapan para wakil rakyat memaparkan sejumlah aturan maupun mekanisme dalam rancangan dapil. Ia menyebutkan, dalam penyusunan dapil wajib memenuhi tujuh prinsip sesuai dengan aplikasi Sidapil.

“Dalam penyusunan dapil mengacu pada jumlah penduduk maupun bentangan wilayah,” jelas Applena.

Menurutnya, terdapat isu strategis untuk penataan dapil maupun alokasi kursi. Rancangan dapil ini juga sudah disampaikan ke masyarakat agar mendapat tanggapan maupun dilakukan uji publik.

Diungkapkannya, kepastian rancangan dapil yang akan digunakan pada Pileg 2024 nantinya ditetapkan pada 9 Februari 2023. Kata Applena, ada tujuh prinsip penetapan dapil, di antaranya meliputi kesetaraan nilai suara, proporsional, proporsionalitas, integritas wilayah, wilayah cakupan yang sama, kohesivitas, dan kesinambungan.

“Dari sejumlah rancangan, hanya dua yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan. Sehingga apa yang menjadi usulan maupun masukan dari masyarakat maupun DPRD Manokwari tentu akan menjadi pertimbangan,” bebernya.

Sementara itu, berdasarkan pemaparan dari KPU Manokwari, mayoritas fraksi di DPRD Manokwari menginginkan pengaturan dapil sesuai dengan Pileg 2019 lalu.

Baca juga:  Ini Deretan Rekomendasi DPRD Manokwari terhadap LKPJ Bupati

Wakil Ketua DPRD Manokwari Norman Tambunan, yang memimpin jalannya RDP menguraikan, sejumlah usulan terkait pengaturan dapil akan dirumuskan. Hasil rumusan itu nanti akan menjadi usulan resmi DPRD Manokwari.

Baca juga:  Gelar Rakor PDPB Triwulan II, KPU Manokwari Akui Data Pemilih Masih Fluktuatif

“Dari fraksi-fraksi sebagian usulkan sama seperti pileg sebelumnya. Tapi, ada juga yang setuju pada rancangan kedua KPU Manokwari, namun dengan sejumlah catatan. Waktu yang tersisa hingga nanti ditetapkan tentu kita berharap bisa proporsional hasilnya,” ungkap politisi Golkar tersebut.

Dalam rancangan kedua pengusulan dapil, KPU Manokwari membagi untuk Dapil 1 dengan jumlah kursi 10 kursi, yaitu meliputi Kelurahan Manokwari Barat, Kelurahan Sanggeng, Kelurahan Wosi, Kampung Inggramui, Kampung Soribo, Kampung Udopi, dan Kampung Tanah Merah Indah.

Lalu, Dapil 2 dengan jumlah tujuh kursi, meliputi Kelurahan Amban, Kelurahan Manokwari Timur, Kelurahan Padarni, dan Distrik Manokwari Timur.

Kemudian, Dapil 3 dengan enam kursi meliputi Distrik Warmare, Distrik Manokwari Selatan, dan distrik Tanah Rubuh. Sementara, Dapil 4 terdiri atas Distrik Prafi, Distrik Masni, Distrik Sidey, dan Distrik Manokwari Utara.

Pad Pileg 2024, untuk DPRD Manokwari terdapat penambahan kursi dari 25 kursi menjadi 30 kursi. Ini berkaitan dengan populasi penduduk Manokwari yang saat ini tercatat lebih dari 200 ribu jiwa. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here