Sabtu, Januari 28, 2023
27 C
Manokwari
27 C
Manokwari
Sabtu, Januari 28, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Jaring Aspirasi di Mansel, Ketua MRP Dorong Pengembangan Tambak

MANOKWARI, LinkPapua.com – Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Maxsi Nelson Ahoren, menjaring aspirasi warga di Kampung Wariab, Distrik Momiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, Sabtu (7/1/2023).

Ahoren mendorong pengembangan tambak ikan di wilayah setempat. Menurutnya, perlu ada pembinaan dari pemerintah dalam mendukung inisiatif masyarakat.

“Masyarakat membawa aspirasi untuk pemda agar mendukung pengembangan tambak ikan di Kampung Wariab, Distrik Momiwaren. Potensi yang ada sudah seharusnya dikembangkan sehingga ini menjadi lapangan kerja bagi masyarakat. Apalagi dapat menjadi upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan,” ujar Ahoren.

Dijelaskannya, Pemprov Papua Barat sudah pernah memberikan bantuan bibit bagi tambak tersebut, tetapi selain itu masih perlunya juga dukungan lainnya.

“Tentu aspirasi ini akan saya sampaikan juga ke Pemprov Papua Barat. Bila perlu Gubernur bisa lihat langsung ke sini. Tentunya sayang sekali jika kita punya potensi, tetapi justru dibiarkan. Tentu ini menjadi salah satu peluang potensi pendapatan asli daerah (PAD) jika sudah memiliki planning pengembangannya,” tambah dia.

Baca juga:  Dapat Perpanjangan 6 Bulan, Maxsi Ahoren Ungkap Sederet Hasil Kerja MRPB

Dengan pengelolaan yang diharapkan ada dukungan pemerintah, potensi yang ada tersebut dapat terus dikembangkan.

Baca juga:  Soal Keterlambatan Gaji, Ketua MRP Papua Barat Angkat Bicara

Sebagai salah satu daerah pemekaran di Papua Barat, Mansel memang memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan.

Selain terkenal sebagai salah satu daerah penghasil cokelat, saat ini warga Mansel, khususnya Momiwaren, tengah berupaya merintis budi daya tambak ikan jenis bandeng.

Warga pemilik tambak, Alex Rumandef, mengungkapkan sejak tahun 2020 lalu sudah pernah dilakukan panen.

“Memang pernah dari OPD kabupaten dan provinsi pernah datang melihat langsung kondisi tambak, tetapi belum banyak wujud dukungan yang diberikan. Padahal, masyarakat punya kerinduan tambak ini bisa dikembangkan dengan membentuk kelompok-kelompok. Karena tentu sangat sayang ketersediaan alam ini tetapi tidak didukung,” jelas Alex.

Dia juga berharap nantinya pemerintah daerah membantu menyalurkan hasil tambak. Pasalnya, selama ini ikan bandeng yang dihasilkan dari tambak hanya dipasarkan di Mansel dan sekitarnya. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here