Minggu, September 25, 2022
26.6 C
Manokwari
26.6 C
Manokwari
Minggu, September 25, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Pemprov Papua Barat Akan Bentuk Satker Damkar Tersendiri

MANOKWARI, Linkpapua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat berencana membentuk satuan kerja (satker) dinas pemadam lebakaran (damkar) tersendiri sehingga bisa bekerja maksimal.

Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, mengatakan sangat ironis jika dalam tiap musibah kebakaran di ibu kota provinsi bisa melenyapkan barang-barang berharga.

“Sampai saat ini kita tidak punya unit pemadam kebakaran. Setiap kebakaran yang terjadi hanya bermodalkan ember. Sepertinya kita perlu lengkapi ember-ember ke masing-masing personel pemadam kebakaran. Kalau ada kebakaran ember-ember itu dibawa untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran,” kata Waterpauw, Senin (8/8/2022).

Menurutnya, kinerja damkar tidak maksimal kerjanya karena saat ini masih digabung dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)

“Sangat ironis, pejabat kita kebakaran akibat lilin, namun dokumen habis dilalap api. Memang tidak ada korban jiwa, tetapi dokumen dan semua perlengkapan habis dilalap api. Mau bikin apa modalnya hanya ember dan doa,” ketusnya.

Baca juga:  Pj Gubernur Soal Video Ancaman: Mari Bicara, Jangan Bikin Daerah Tidak Aman
Baca juga:  Kritisi Serapan Anggaran Lambat, Ketua DPR Papua Barat Minta Pj Gubernur Lebih Tegas

Dia berharap satuan damkar bisa menjadi dinas tersendiri dan terpisah dari Satpol PP. “Segera untuk adakan damkar. Papua dan Papua Barat modusnya sama, tidak memiliki unit pemadam kebakaran karena dinasnya digandeng dengan Satpol PP. Kita harus pisahkan antara Satpol pp dan pemadam kebakaran,” paparnya.

Unit damkar, kata dia, merupakan salah satu pelayanan dasar sehingga harus diutamakan. “Ini merupakan salah satu pelayanan dasar yang utama. Kita bersyukur hingga sekarang belum terjadi kebakaran hutan karena berada di wilayah subtropis. Ada panas ada hujan sehingga hutan kita masih hijau,” ungkapnya. (LP9/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here