27.3 C
Manokwari
Selasa, Juli 23, 2024
27.3 C
Manokwari
More

    Gugus Tugas COVID-19 se-Papua Barat Diminta Terus Sigap

    Published on

    Manokwari-Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 seluruh daerah di Provinsi Papua Barat diajak untuk terus sigap menghadapi penularan pandemi virus corona

    Juru Bicara Pemerintah Provinsi Papua Barat pada Percepatan Penanganan COVID-19, Arnoldus Tiniap Selasa (18/8) mengutarakan bahwa angka penularan di Papua Barat masih cukup tinggi. Bahkan beberapa daerah yang semula berhasil kembali ke zona hijau sudah kembali ke zona merah.

    “Seperti Teluk Bintuni semula seluruh pasien sudah sembuh dan kembali ke zona hijau. Kasus baru ditemukan sehingga Bintuni kembali masuk zona merah,” kata Arnold.

    Baca juga:  Pemerintah Siap Bangun 463 Unit Rumah Untuk Korban Kebakaran Borobudur

    Secara akumulatif konfirmasi positif di Papua Barat pada Selasa 18 Agustus 2020 tercatat sebanyak 620 kasus. 486 sembuh, tujuh meninggal dan sisanya masih dalam perawatan.

    “Hari ini ada tambahan 13 kasus baru, Kabupaten Sorong Selatan lima, Teluk Bintuni satu dan Kota Sorong tujuh. Sorong Selatan selama ini hijau, tapi hari ini melaporkan lima kasus perdana, ” katanya lagi.

    Baca juga:  KPU Papua Barat Uji Publik Rancangan Penataan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD

    Ia mengutarakan bahwa, saat ini ada delapan daerah di Papua Barat yang berada pada zona merah, yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Manokwari, Sorong Selatan, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak dan Kaimana.

    “Tambrauw, Maybrat dan Pegunungan Arfak belum pernah melaporkan konfirmasi positif, sampai saat ini masih di zona hijau. Raja Ampat dan Manokwari Selatan semua pasien sembuh, tidak ada temuan kasus baru dan kini sudah di zona hijau,” ujarnya.

    Baca juga:  Ini yang Dibicarakan Gubernur-Pangdam Saat Jogging Bareng

    Menurut Tiniap, akses transportasi antar daerah di Papua Barat cukup terbuka. Setiap daerah di provinsi ini punya potensi besar untuk terpapar COVID-19.

    Untuk itu dia berharap Satgas COVID-19 di setiap daerah terus bekerja dari kegiatan screening hingga penelusuran kontak.

    “Pemeriksaan di setiap pintu masuk harus dilakukan. Lalu saat menemukan kasus positif, trasing kontak harus dilakukan secara cepat,” pungkasnya.(LPB1/red)

    Latest articles

    Polisi Sebut 24 TPS di Bintuni Sangat Rawan: Moskona-Wamesa Terbanyak

    0
    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com - Polres Teluk Bintuni menggelar sosialisasi kamtibmas menyongsong Pilkada 2024 di Gedung Andriano Ananta Mapolres Bintuni, Selasa (23/7/2024). Dalam sosialisasi ini, Polres...

    More like this

    Kajati Papua Barat Paparkan Sejumlah Capaian pada Momentum HBA ke- 64

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Pada momentum Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 64 tahun ini, Kepala Kejaksaan...

    Kajati Papua Barat Harap HBA ke-64 jadi Momentum Introspeksi Diri

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Kejaksaan Tinggi Papua Barat menggelar upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64,...

    Polda Papua Barat Terjunkan Ratusan Personel dalam Operasi Mantap Praja Mansinam I

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dalam operasi Mantap Praja Mansinam I, Polda Papua Barat akan mengirimkan personelnya...