27.3 C
Manokwari
Sabtu, April 5, 2025
27.3 C
Manokwari
More

    Sepanjang 2020, Disperindag Papua Barat Salurkan 248.889 Paket Bapok

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Papua Barat menyalurkan bantuan bahan pokok (bapok) makanan 248.889 paket selama tahun anggaran 2020. Bantuan sosial itu telah dikucurkan sejak awal pandemi Covid-19 pada Maret 2020.

    Kepala Disperindag Papua Barat, George Yarangga, menjelaskan penyaluran 248.889 paket bapok dibagi menjadi tiga tahap penyaluran. Satu tahap sebanyak 82.963 paket dan telah disalurkan sejak awal pandemi Covid-19 Maret 2020. Mekanisme penyaluran itupun kembali diterapkan pada tahun anggara 2021.

    Baca juga:  Peradi 'Warning' Kejagung, Bekerja Profesional Tidak Terpengaruh Opini dan Survei

    “Ada tiga tahap penyaluran bapok. Satu tahap sebanyak 82.963 paket, dikali tiga karena tiga tahap. Mekanisme penyaluran itu juga masih kita terapkan di tahun anggaran 2021,” kata Yarangga saat ditemui Linkpapua.com, Rabu (14/7/2021), di halaman kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat.

    Yarangga menegaskan, penyaluran bapok dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 dipastikan bakal tepat sasaran. Sebab, administrasi jumlah kepala keluarga (KK) yang benar-benar membutuhkan stimulus dari pemerintah, didata langsung kelurahan setempat.

    Baca juga:  Hari ini, PDIP Manokwari Resmi Daftarkan 30 Bacaleg ke KPU

    “Penyaluran bapok masih berlanjut, ya, masih tetap dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Tahun 2021 tetap dijalankan tiga tahap, sebagaimana mekanisme penyaluran di tahun anggaran 2020,” ujar Yarangga.

    Di sisi lain, lanjut Yarangga, untuk memastikan tidak terjadi penumpukan atau lonjakan harga pangan dari batas wajar, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian memantau kondisi bapok di pasaran. Walau stok masih aman dan harga berada di batas wajar, pihaknya tetap melakukan pengecekan langsung di distributor maupun pengecer.

    Baca juga:  Mamberob Rumakiek Akui Ada Kendala Pelimpahan Kewenangan dari Pemprov PB ke PBD

    “Kita terus pantau kondisi pangan di seluruh Papua Barat. Dikhawatirkan ada penumpukan kemudian harga melonjak. Apalagi di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat seperti saat ini,” ujar Yarangga. “Saat ini ada tim Satgas Pangan Polda Papua Barat bersama Pengendali Inflasi Daerah yang diturunkan memantau,” katanya lagi. (LP7/2021)

    Latest articles

    Panen Raya di Waraitama, Pemkab Bintuni Target Buka 100 Hektare Lahan...

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menargetkan pembukaan 100 hektare lahan sawah baru sebagai bagian dari program 100 hari...

    More like this

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200 Sak Semen

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori...

    Manokwari United Siap Tampil di Liga 4, Target Promosi ke Liga 3

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Bupati Manokwari Hermus Indou pada Kamis (27/3/2025)secara resmi melaunching Manokwari United yang...

    Lani Lakotani Resmi Pimpin BKOW Papua Barat Periode 2025-2030

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Lani Lakotani resmi menjabat sebagai Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita...