25.7 C
Manokwari
Rabu, Agustus 14, 2024
25.7 C
Manokwari
More

    Wartawan yang Dikeroyok Saat Meliput Kebakaran di Pasar Wosi Juga Dirampok

    Published on

    WhatsApp

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Wartawan senior di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, yang juga menjabat Sekretaris PWI Papua Barat, Mathias Reyaan, menjadi korban pengeroyokan saat sedang menjalankan tugas meliput kebakaran di Pasar Wosi, Selasa (6/6/2023) dini hari.

    Bersama Ketua PWI Papua Barat, Bustam, Mathias membuat laporan polisi (LP) di Polresta Manokwari. Bustam menjelaskan, korban tidak hanya mengalami pemukulan massal, tetapi juga menjadi korban perampokan yang berakibat kehilangan ponsel dan lebih dari Rp10 juta uang tunai.

    Baca juga:  Fun Bike Bersama Kapolda, Pangdam Gabriel Lema Harapkan Sinergi Kawal Pembangunan

    Menurut Bustam, uang itu merupakan pembayaran iklan untuk beberapa media yang kebetulan dititipkan kepada korban.

    “Sebenarnya korban ingin menaruh uang itu di jok motor. Tapi, karena khawatir jok motornya dicungkil, akhirnya diikat di bagian pinggul saja,” ungkap Bustam yang juga Ketua SMSI Papua Barat dalam keterangan persnya.

    Bustam juga memberikan tanggapan terhadap desas-desus bahwa korban dipukuli karena terlalu dekat dengan lokasi kebakaran yang sedang diliputnya. Saat sedang dipukuli, Mathias berhasil mengeluarkan kartu pers yang akhirnya melindunginya dari pukulan lebih lanjut oleh beberapa orang.

    Baca juga:  Road Show Peringatan Hari Ibu ke-59, Menteri PPPA Berkunjung ke Manokwari

    “Pas keluarkan kartu pers itu ada yang melerai dari petugas damkar,” jelasnya.

    Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka memar di bagian kepala, badan depan, dan belakang.

    Bustam mengakui laporan polisi dilakukan di SPKT Polresta Manokwari guna mendapatkan rekomendasi visum di RSUD Manokwari.

    Baca juga:  Analisis Bawaslu Jelang Pemilu di PB-PBD: Politik Identitas Normal, Politik Uang Rawan

    “Sempat meminta visum, tapi ditolak karena tidak punya surat dari sini (Polresta Manokwari),” ungkap Bustam.

    Di sisi lain, Bustam meminta agar Polresta Manokwari segera menindaklanjuti kejadian yang tidak mengenakkan yang dialami Mathias.

    “Sebab, korban dalam keadaan meliput (bekerja) yang tentunya dilindungi oleh UU (Undang-Undang) Pers,” tegasnya. (LP2/Red)

    WhatsApp

    Latest articles

    Pemuda Manokwari Suarakan Gerakan Aman-Damai Jelang HUT Ke-79 RI

    0
    MANOKWARI,linkpapua.com- Pemuda Manokwari menyuarakan langkah nyata mewujudkan keamanan dan ketertiban menyongsong HUT Kemerdekaan ke-79. Para pemuda Manokwari berkomitmen menangkal berbagai potensi yang bisa mengganggu...

    More like this

    Pemuda Manokwari Suarakan Gerakan Aman-Damai Jelang HUT Ke-79 RI

    MANOKWARI,linkpapua.com- Pemuda Manokwari menyuarakan langkah nyata mewujudkan keamanan dan ketertiban menyongsong HUT Kemerdekaan ke-79....

    Ambil Bagian di Pameran UMKM, PPA Papua Barat Tampilkan Baju Rajut hingga Kuliner

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Perkumpulan Perempuan Arfak (PPA) Provinsi Papua Barat ambil bagian dalam pameran...

    ITKP BJ Papua Barat Kategori Rendah, Yacob Fonataba Dorong Harus Lebih Baik di 2025

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Indeks Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa (ITKP BJ) Provinsi Papua...