TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Tokoh masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menyerukan kepada seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ini menjelang 1 Desember yang kerap dikaitkan dengan hari ulang tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Seruan itu disampaikan deretan tokoh masyarakat di Sekretariat Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tujuh Suku Teluk Bintuni, Sabtu (19/11/2022).
Diawali Kepala Suku Besar Wamesa yang juga sebagai tokoh muslim Papua Barat, Bahmuddin Fimbay. Dia menyampaikan, dalam perjalanan kehidupan harus menjaga rasa kebersamaan, persaudaraan, dan kecintaan kepada negara. Semua yang berada di tanah Papua, kata dia, adalah bagian dari Indonesia.

“Mari kita jaga jangan sampai termakan dengan isu-isu yang membuat kita terpecah belah. Mari kita jaga keamanan bersama TNI-Polri. Mereka tidak bisa bekerja kalau tidak ada kekompakan dan dukungan dari masyarakat. Terutama dari masyarakat tujuh suku dan secara khusus buat Suku Wamesa karena dari dulu sampai sekarang Bintuni dikenal dengan daerah yang damai,” kata Bahmuddin.

Sementara, Ketua LMA Tujuh Suku Teluk Bintuni, Martin Wersin, mengatakan LMA ada untuk menyelesaikan masalah-masalah di lingkungan masyarakat.

“Untuk itu kami semua masyarakat LMA Tujuh Suku dan tokoh-tokoh adat yang ada di sini, kami akan selalu menjaga kamtibmas di wilayah tanah adat kami. Kami tidak harap dan tidak bisa bayangkan hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban di Teluk Bintuni ini,” ujarnya.
Martin meminta masyarakat untuk selalu menjalin komunikasi dengan pihak keamanan di lingkungannya masing-masing. “Kalau ada informasi untuk kita bisa bekerja sama dengan pihak keamanan dan seluruh masyarakat. Begitu juga sebaliknya,” ucapnya.
Wakil Ketua Pegunungan Tengah Teluk Bintuni, Denius Wotibo, juga memberikan imbauan masyarakat Bintuni agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Begitupun kepada warga yang di luar Teluk Bintuni. (LP5/Red)






